Dzulkarnain - Qur'an dan Sejarahnya Okay, di bawah ini bukan artikel tapi merupakan analisis gua aja. Yang mana bagi sebagian orang bisa jadi cetek, lemah, atau malah baik dan informatif orang lain. Gua tulis aja disclaimer ini biar gak ada yang komen aneh-aneh. Okay, here it goes. Al-Qur'an memang tidak pernah sembarang menyebut nama orang di dalamnya. Begitu selektifnya nama-nama yang tertera di dalam Qur'an, sampai-sampai beberapa istri rasul pun tidak disebut namanya. Dari sini gua belajar bahwa Allah benar-benar selektif karena memang sejarah 100000 tahun harus diringkas. Okay, make sense. Lanjut, Sebuah hadist berkata, dalam kehidupan manusia, 100 000 nabi telah diutus ke dunia. Sebagaimana kita tahu, 100 000 nabi itu termasuk 25 rasul. Bedanya adalah nabi adalah orang yang mendapat rahmat tapi tidak harus menyebarkannya ke orang lain. Rasul adalah orang yang mendapat rahmat dan diberi mandat untuk menyebarkannya ke umat manusia. 100 000 nabi ini make sense dari rekaan gua bahwa Nabi Adam turun 100 000 tahun yang lalu. Yang mana dalam average, setiap tahun dari nabi Adam turun sampai Rasul Muhammad meninggal, ada 1 orang yang diberi rahmat. Again make sense. Yang menjadi pertanyaan gua adalah, sementara kita mengenal intim ke-25 rasul ini, kenapa 100 000 nabi itu gak diceritain? Gua bertanya ini karena beberapa hal: - Beberapa dari mereka memiliki kehidupan yang sulit dan menarik juga. Contohnya, sejak meninggalnya nabi Musa dan Harun, bani Israil cenderung membunuh semua orang yang mengaku nabi dan mendapat rahmat Allah. Gua yakin sebagian kecil dari 100 000 nabi ini terbunuh oleh nabi israil. - Gua cukup maklum dan menerima dengan analisis genealogist mesir yang menyatakan bahwa semua 25 rasul Islam turun di Middle East. Gua maklum itu secara Middle East adalah craddle of life dan sebagaimana yang gua udah analisis di posting sebelumnya, adalah poros dunia. Kalo ideologi di poros dunia aja sudah corrupted, niscaya penyebarannya akan tambah corrupted juga. This, make sense. Tapi 100 000 nabi itu gimana ceritanya? Masak iya 100 000 nabi turun di Middle East juga? Apakah mereka tersebar di pelosok dunia dan dari mereka lahir beberapa agama non-samawi? Apa Hubungannya sama Dzulkarnain di atas? Well, gini: Gua bingung kenapa kebanyakan dari 100 000 nabi itu tidak disebut (nabi Khidir disebut) tapi muncul sebuah nama Dzulkarnain. Siapa dia? Dia jelas bukan rasul. Tapi dia nabi. Tapi apa sih yang dia lakukan sehingga ada belasan ayat meriwayatkan dia mengalahkan 100 000 nabi lainnya? Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya". Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka dia pun menempuh suatu jalan. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka". Berkata Zulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengadzabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengadzabnya dengan adzab yang tidak ada taranya. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami". Kemudian dia menempuh jalan (yang lain). Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu, demikianlah. Dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya. Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: "Hai Zulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Makjuj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" Zulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-potongan besi" Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Zulkarnain: Tiuplah (api itu)". Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu". Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. Zulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar". Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya. dan Kami nampakkan Jahanam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas. yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar. Al-Kahfi ayat 83-100 Gua mulai riset ini dari gua berumur 17 tahun dan gua menemukan teori yang menarik akan siapa Dzulkarnain ini. Dzulkarnain dalam Al Kahfi = Iskandar Dzulkarnain = Alexander the Great Semua dari kalian pasti tahu betapa mahsyurnya tokoh Alexander the Great. Sebagai seorang muslim, gua agak tergoda untuk mengkonek bahwa Alexander the Great yang dipuja semua orang barat dan timur adalah sebenarnya nabi dalam Islam. Tapi gua harus objektif dan memutuskan riset lebih banyak. Ternyata, ini adalah pendapat yang 50-50. Ahli sejarah muslim terbagi dua antara setuju dan tidak setuju. Terlebih lagi pertanyaan, jika orangnya sama, apakah dia seorang nabi karena disebut dalam surah Al-Kahfi? Mari kita analisa dan silahkan pergi ke kesimpulan masing-masing. Pointer + berarti pro statement atas, - berarti tidak. Di bawah ini adalah hasil bacaan gua dari aspek teologis dan sejarah ya. Gua baca kronologi Alexander dari kronologer Virgil dan bahkan gua baca juga 'Alexander Anabasi' - sumpah bikin pusing. You dont want to read a manuscript 1300 years old. + Nama Alexander versi bahasa eropa kuno dari bahasa arab kuno Al-Iskandar. Itu sebabnya orang barat menyebut pelabuhan di mesir, Alexandria dan orang arab menyebutnya, Iskandarsyah. Tidak ada debat di sini. Semua setuju. Kalian yang sering baca literatur arab akan mengenalnya dengan nama ISkandar al-Makduni. Dalam bahasa Inggris, Alexander of Macedonia. ALexander memang berasal dari Macedonia (5 km dari cikarang). - Tapi, surat Al-Kahfi, tidak pernah menyebut nama Iskandar. Al Kahfi hanya menyebut Dzulkarnain yang mana bukanlah nama, tapi gelar. nah ini dia yang bikin pusing. Karena siapa saja bisa megang gelar. Sama situasinya dengan Fir'aun. Fir'aun itu bukan nama (baru tau kan looo?), tapi gelar. Fir'aun adalah bahasa arab dari Pharaoh bahasa eropa. Kata Dzulkarnain dipecah menjadi Dzul - Karnain. Karn = kepang rambut, tanduk, ujung pedang, puncak gunung, Karnail = ujung timur dan barat Jadi Dzulkarnain bisa berarti gelar = Pria berkepang dua. ATau dia yang bertanduk. Atau Dia yang berani. Atau Dia yang pergi ke Timur dan Barat. Jadi di sini, nama Iskandar/Alexander tidak pernah disebut. + TAPIIIIIIIII.... kata Dzulkarnain juga bisa diartikan sebagai 'The Great'. Masalahnya, siapa orangnya? + Terus juga, di masa hidup Iskandar/Alexander pria itu memang biasa mengepang rambutnya. Baik orang Yunani mau pun orang Mesir. Alexander the Great dalam banyak literatur barat dituliskan mengepang rambutnya. + Gua baca di National Geographic bahwa ada ilmuwan eropa yang meneliti wajah beliau dan dia berkesimpulan bahwa Alexander memiliki anomali di mana dia memiliki tanduk. Atau lebih tepatnya, abonormalitas dalam tengkoraknya, ada yang menonjol. I dont know, about you, tapi waktu dalam riset gua, gua menemukan ini, gua merinding karena ini mendekatkan sosok Alexander the great secara fisik ke kualifikasi dia sebagai seorang Dzulkarnain. - Alexander the Great diklaim biseksual. Ini adalah klaim sejarah yang terekam oleh 3 kronologer Alexander sendiri. Sekarang gini. Gak usah nabi jadi biseksual, istri rasul Luth aja disamber petir gara-gara lesbian. Inti dari omongan gua adalah untuk jadi nabi, minimal dia harus lurus. Nah Alexander itu hidup di 330 BC. Sedangkan Allah sudah menegaskan bahwa hmoseksualitas itu salah di jaman Nabi Luth. Nabi Luth hidup di masa nabi Musa (Luth keponakan Musa) yang mana sanga jauuuh, sebelum 330 BC. Ini artinya, kalo Alexander itu adalah nabi, dia akan sudah tau benar bahwa homoseksualitas itu salah. Masalahnya, Alexander ini biseksual. Or at least, claimed to be, based on his chronologers. + Meski ini mungkin bisa dipatahkan. Lihat aja nabi Muhammad. Salman Rushide mengintreptasikan poligaminya akan haus seks yang mana salah. Siapa tahu aja dalam sejarah aslinya Alexander itu senang ngumpul dengan laki-laki aja. Perbedaan iterpretasi dan translasi mungkin membuat orang mengira dia beneran biseksual. Gua gak tau, ini hanya spekulasi gua. + Dari hanya membaca Al Kahfi di atas, kita bisa melihat Dzulkarnain ini diberikan kekuasaan di muka bumi. Alexander the great adalah raja Macedonia. + Dari hanya membaca Al Kahfi di atas, kita juga melihat bahwa Dzulkarnain ini sering bepergian. Alexander the Great melakukan Conquestnya dari Macedonia sampai Lembah Indus India. Masalahnya dunia barat anya mencatat bahwa motif dari travelnya Alexander the Great ini simple: menguasai dunia. Sedangkan Dzulkarnain motifnya sesuai al Kahfi adalah: Melihat dimana matahari terbit dan terbenam. Apakah ini beda? Belum tentu. Gua sendiri gak yakin bahwa Dzulkarnain ini bener-bener ingin di mana matahari terbenam dan terbit. Cmon, Al-Qur'an diturunkan oleh Allah yang TAHU bahwa bumi itu bulat. Jadi ketka Al Kahfi tertulis 'Dan dia pergi ke tempat di mana matahari terbit/terbenam' Itu pasti pesan tersirat. Mungkin matahari bisa berarti kekuatan yang menguasai. Mungkin matahari dalam konteks ini adalah ajaran-ajaran Allah. Yang mana, matahari terbenam berarti tempat di mana ajaran Allah sudah terlupakan. Bagi gua, ini make sense karena segera setelah ayat tentang matahari, segera muncul ayat yang membahas bahwa Dzulkarnain menghukum orang-orang yang berbat keburukan dan menyelamatkan orang-orang yang berbuat kebaikan. To me, this makes sense. Kenapa make sense? Karena 10 tahun war campaign Alexander, da memerangi bangsa Persia yang beragama zoroaster. Ini adalah agama penyembah api. Sebenarnya ada lagi teori ttg matahari terbenam dan terbit ini yang dikemukakan oleh Hamdi bin Hamzah tapi terlalu absurd dan ua gak akan buang waktu nulis teori dia. - However tho... dia sendiri politheisme. Sedikit ttg poliheisme. Berhala pertama hadir di muka bumi setelah meninggalnya rasul Idris. Keturunan mereka berkata dari hadist nih 'ah jika kami rekam wajah mereka dalam bentuk patung, niscaya kami akan lebih taat beribadah.' Dari sana manusia mulai salah arah dan saking salah arahnya, Allah mengutus asul bernama Nuh untuk mengingantkan mereka. Secara teologis manusia tercatat mulai menyembah berhala di jaman rasul Nuh. Rasul Nuh ini aja hidup 100 000 taun yang lalu (berdasarkan tes thd perahu yang ditemukan di gunung judi Turki). Mesti Alexander yang hidup di 330 BC tahu bahwa kegiatan politeisme dia udah salah. - kita sampai pada masalah matahari terbit. Jika matahari terbenam ditafsirkan sebagai tempat di mana ajaran Allah memudar, maka matahari terbit seharusnya mekah. Tempat Muhammad lahir. Tempat Ibrahim membangun kabah. Tempat Adam bertemu Hawa. tapi kronologi Alexander memperlihatkan dia tidak pernah memasuki jazirah arab. Paling banter mesir dan mesopotamia (Irak). + Dunia memberi Alexander gelar 'the Great' karena kepiawaian dia dalam memimpin. True enough. Yang menarik di sini adalah, cara dia memimpin orang sangat islami. Dia menghabiskan lebih banyak waktunya di tenda serdadu. Selesai perang, yang pertama dia kunjungi adalah tenda rumah sakit. Menangisi mereka yang meninggal. Dia kemudian duduk di samping serdadu-serdadu yang luka dan membiarkan mereka bercerita dengan gegap gempita bagaimana mereka sampai terluka dan menepuk bahu mereka dengan 'good job, well done'. - However, dia juga membunuh beberapa ribu orang serdadunya sendiri yang mangkir. Dia bahkan membunuh 3 teman dekatnya sendiri dengan sadar untuk memastikan bahwa pasukan tetap fokus. + Gelar the Great juga diberikan oleh lawan-lawannya. Dia tidak pernah membunuh lawan yang menyerah. Di saat Persian Conquestnya, dia memburu maharaja Darius. DArius dia uber ke ujung dunia sampai Darius harus meninggalkan royal familynya. royal family ini tertangkap oleh Alexander. Yang Alexander lakukan adalah memastikan agar royal family ini selamat dan tidak disakiti siapa pun. Sure enough, salah satu princessnya dia kawinin. Darius tidak pernah tertangkap oleh Alexander. Darius sakit dalam usahanya kabur dan meninggal di tengah jalan. Saat Alexander menemukannya, Alexander memastikan agar musuh terbesarnya yang dia paling benci, mendapatkan penguburan yang terhormat seperti bagaimana seornag maharaja Persia dikubur. - However tho, dari semua kota yang dia datangi dan jaminkan keselamatan warganya, ada satu kota besar (persepolis atau samarkand gitu ya, gua lupa) di mana dia membunuh semua orang di dalamnya. - Dia diklaim sebagai pemabuk yang kuat. - Dan dari sema analisa di atas, di bawah ini yang paling bikin gua ragu bahwa Alexander the Great = Dzulkarnain dalam Al Kahfi. Dari semua achievement Alexander the Great, tidak satu pun data menyebutkan dia pernah membangun tembok besi di antara dua gunung seperti yang disebutkan Al Kahfi. Kita bisa bayangkan. Kehidupan dari jenderal ini sangat well documented. Kita bahkan mencatat rambut dia pirang, nama dari Kuda kesayangan dia, bahkan di mana letak 3 luka badan dia. Kita bahkan tau bahwa dia mengalahkan Darius + 1 juta tentara dengan 250 ribu tentara dia. 4:1. TAPI gak satu pun achievement dan kronologi dia menceritakan pembangunan tembok ini. Padahal tembok ini penting. Tembok ini dibangun untuk menghalangi kaum Ya'juj dan Ma'juj yang katanya suka membuat kerusakan di muka bumi. Masak iya project sepenting ini gak disebut-sebut? Atau mungkin ada yang pernah baca dan gua kelewat kali ya? Mohon diluruskan jika memang ada chroniclenya. Btw, Ya'juj dan Ma'juj yang diramalkan akan datang sesaat sebelum kiamat itu bukan mahluk lho. Tapi kaum. Dan kaumnya bukan monster. Tapi manusia. Yajuj dan Majuj adalah 2 cucu dari Nabi Nuh, anak-anak Yafedtz ang Nabi Nuh suruh untuk merantau ke timur. Sebagiana sejarawan menafsir bahwa kata 'Mongolia' berakar dari kata Ma'juj. Majuj - Magog - Moghog - Moghol - Mongol (more or less). Tembok besi itu sendiri diklaim ada. Terletak di daerah pegunungan atara Armenia dan Georgia. Ada teori yang berkembang bahwa Dzulkarnain ini membangun tembook itu untuk menghalau orang-orang Mongol menembus ke barat. Nah, khazanah mongolia gua gak sedalam itu untuk tahu semaju apa bangsa mongol di saat Alexander the great. I dont know. Well, jatuh-jatuhnya, semua di atas hanya menjadi wacana bagi kita untuk diambil kesimpulan masing-masing. Tahunan riset gak cukup untuk mengambil konklusi apa-apa bagi setidaknya. Masih harus banyak baca. Dan mungkin gua atau orang lain akan menemukan jawaban dari teori di atas. Bobo ah. Udah 4:30 pagi niiih. Seorang Rasul bernama Adam 3 Ternyata Rasul Adam AS turun sekitar 100 000 tahun yang lalu. the end. Huehehehe, singkat bener ya. Ada beberapa teori yang gua baca dari beberapa sumber yang saling betentangan dan saling menyambung. Mari kita coba analisis dari berbagai aspek. 1. Teori yang dipegang banyak ahli tafsir Mesir: Sami bin Abdullah dalam "Atlas nabi dan Rasul" menyatakan bahwa para scholar islam di mesir sepakat akan 2 hal: A. Bahwa Nabi Adam turun dan memulai peradaban di 5000 BC. B. Semua manusia di muka bumi ini adalah Bani Adam (umat/keturunan nabi Adam) C. Setelah bencana air bah nabi Nuh, tidak ada lagi manusia yang hidup dan peradaban manusia dimulai lagi dari peradaban Nuh. Mereka juga mengklaim telah menderivat angka hidup nabi Nuh dari banyak hadist dan sepakat di 4000 BC. 2. Teori Barat D. Homo Sapiens diperkirakan muncul 100 000 tahun yang lalu. Oh ya sebelum lanjut gua ada tambahan referensi yang harus gua mention, di atas referensi buku yang gua mention di posting sebelumnya: Mapping Huuman History - Steve Olson Lajut. Fakta arkeologis dan Paleontologis mematahkan hipotesis A. Orang indian adalah keturunan orang asia yang tiba di daratan midwest 12000 tahun yang lalu. Tentunya kita secara teologis setuju akan hipotesis B bahwa kita semua adalah bani adam. Nah kalo Indian yang bani adam aja udah tiba sejauh Amerika di 12000 tahun yang lalu, berarti nabi Adam harus tiba di bumi jauh sebelum itu. Karena rangkaian migrasi orang indian dalam hitungan mundur adalah begini: - 12000 tahun yl, peradaban indian di midwest mulai ada. Fact checked. Orang indian agak sipit. Dari mana kah orang Indian itu? - 20000 tahun yl, Indian di atas, berasal dari suku inuit yang tinggal di alaska. beberapa suku inuit (eskimo) memutuskan "Ah anjing dingin bener di sini!!!" dan bermigrasi dari alaska ke canada dan midwest. Orang Inuit sipit. Dari manakah orang inuit itu? - 20000 tahun yl, terdapat jaman es yang membuat selat antara siberia/cina dan alaska terhubung. Orang Inuit adalah orang-orang cina yang bermigrasi terus ke timur. Entah gila atau iseng gitu ya soalnya di cina udah enak-enak adem dan banyak makanan. Orang cina sangat sipit. Secara ginealogis sudah terdapat persamaannya. Dari manakah orang cina itu? - Nah mulai dari sini, gua mulai kehiangan bukti pendukung arkeologis dan mulai berpegang pada analisis tafsir. Just so you know. Orang cina adalah keturunan dari nabi Nuh dan Nabi Adam. Setelah kejadian air bah, Nabi Nuh memiliki tiga orang putera. Sam, Ham dan Yafedtz. Yafedtz adalah anak yang paling menarik bagi gua karena dari dia diklaim lahir ras-ras yang paling variatif Bangsa Leman (ini apa ya? Allemand - jerman gitu?) Dari Tubal bin Yafedtz Bangsa armenia dari Tamawel bin Nahor bin Yafedtz. Bangsa Turki dari Turk bin GOmet bin Yafedtz Bangsa Francs (French?) juga dari Tubal bin Yafedtz Bangsa Yunani dari Kuteim bin Yunan bin Yafedtz Bangsa Cina, dari Ya'juj dan Ma'juj bin Yafedtz Kapan peristiwa ini terjadi? Time of Noah Noah's Ark diyakini mengeras oleh waktu dan mendarat di gunung Judi, Turki. Menurut klaim kepala departemen Ilmuwan Arkeologi Universitas Attaturk (sebrang Blok M) perahu Nuh ini berusia 100 0000 tahun. Kalo baca di atas, kita lihat bahwa Homo Sapiens mulai muncul 100 000 tahun yang lalu. Bagi gua, ini make sense. - Nabi Nuh dan perahunya hadir secara teologis. - Perahu Nabi Nuh hadir secara factual dan scientificaly signatured di 100 000 tahun. - Science juga mengatakan bahwa homo Sapiens hadir di dunia ini 100 000 tahun. They tally. Inget bahwa semua ini hanya perkiraan dan jangan ambil tulisan gua serius karena gak usah S3, S1 aja teknik sipil, mau ngomong sejarah. Sampai di sini, kita sudah memperkirakan peradaban manusia sampai nabi Nuh. Bagaimana dengan Nabi Adam? Kapan? Dalam tafsir ibnu Katsir dikatakan beberapa hal: 1. Nabi adam hidup 1000 tahun 2. Nabi Nuh hidup 950 tahun 3. Tidak ada nabi yang hidup lebih lama dari nabi sebelumnya (pengecualian nabi Isa, Yahya dan 2 nabi lagi gua lupa siapa - pengecualian karena nabi Yahya (John the Baptist for christians) mati syahid dipenggal kepalanya di waktu muda sedangkan ani Muhammad lived tobe 60 years old). 4. Antara Adam dan Nuh terpaut 1000 tahun. Nah gua lupa hadist-hadistnya shahih atau nggak. Tapi yang bikin gua rau adalah bahwa ahli nasab ini memijakkan perhitungan mereka pada tafsir ibnu Katsir. Jaman itu, kita gak tau ketika ibnu katsir bilang 'abad' atau 'tahun' penanggalan apa yang dia pakai? kalender romawi kah atau hijriah? Either way, dibandingkan dengan time span peradaban manusia yang 100 000 tahun itu, time span Adam-Nuh yang hanya 3000 tahun bisa dibilang negligible. So gua sih...dan ini gua ya, menyimpulkan bahwa Adam turun antara 100 000 tahun yang lalu. Anyways, this is getting very boring for you yang even selamat baca sampe kalimat ini. Gua udah baca banyak buku dan sulit sekali mengruaikannya secara singkat dan bermodel bacaan kopi dan pisang goreng seperti ini. Dan gua juga masih harus baca banyak buku science dan tafsir Quran da Hadist untuk mendapatkan jawaban yang lebih akurat lagi. Tapi yang gua puas dari beberapa tahun terakhir ini adalah bahwa setidaknya gua tidak hanya meninjau satu aspek aja. Tapi aspek teologi dan science juga yang sebagaimana gua yakini, science yang ada, mensupport atau setidaknya tidak bertentangan dengan kekuatan teologis gua. Apa yang masih terlihat bertentangan adalah tugas gua mungkin sebagai muslim untuk mencari tahu kenapa dan bagaimana. Jadi untuk sementara gua ngerasa cukup dulu bahwa setelah melihat science, bukti arkeologis dan agama gua sendiri, gua datang ke angka +/- 100 000 tahun yang lalu. Oke deh, udah jam 2330, gua sleeping beauty dulu ya. Datang Bulan & Senggama Sekitar 6 tahun yang lalu gua menghadiri sebuah kuliah sosiologi dalam semester pendek di kampus. Salah satu tugasnya adalah mendatangkan seorang tamu untuk diskusi. Yang menarik adalah, salah satu kelompok mendatangkan seorang dokter chinese-sunda-islam. Ini adalah kombinasi yang lumayan jarang di Bandung. Dalam diskusi dengan dia gua menemukan jawaban ttg kenapa Islam melarang kita untuk bercampur dengan istri di kala dia sedang datang bulan. Ternyata alasannya sangat medis dan bukti bahwa Islam memang melindungi dan menghargai wanita. Dalam uterus wanita, sebuah lapisan tisu menempel di dinding rahim dan bersamanya tiap bulan tertanam satu buah ovum. Di saat datang bulan, lapisan tisu ini meluruh dan keluar dalam bentuk darah kotor. Peristiwa peluruhan ini yang kita sebut datang bulan dan ini adalah proses yang menyakitkan. Basically dinding rahim mengupas. Ada 2 hal penting di sini: 1. Ketika pengupasan ini terjadi, dinding rahim sangat rentan terhadap infeksi bakteri. Ini sama dengan kalo kita tersayat pisau dan jaringan kulit kita terbuka. Nah, di satu sisi, yang namanya senggama itu kita butuh sebuah alat yang namanya penis. Penis adalah alat genital yang juga dipakai pipis. makanya kecenderungannya adalah kotor, meski dicuci. Kita bisa bayangkan resiko infeksi rahim terhadap istri jika kita bersenggama di saat ini. Ini juga konsisten dengan klaim bahwa Islam bukan mensubjugasi harga wanita, tap malah melindungi wanita. Di saat tidak datang bulan, bakteri yang penis bawa di saat senggama tidak terlalu bermasalah (asal disunat) karena, ingat kan tdai ada lapisan di mana ovum ditanam? nah lapisan untuk menjadi buffer bagi bakteri untuk menyentuh dinding rahimnya. 2. Di saat datang bulan, peluruhan dinding rahim membuka dinding rahim yang kaya akan jaringan darah. Jika kita melakukan senggama di saat ini, apalagi kalo senggamanya harot gitu ya (ehm).. ada resiko di mana udara masuk. you know, ketika, penis menghujam dengan cepat dan mendempetkan udara di ke dalam rahim. Udara ini lumayan bahaya. Jika udah ini sampai terdesak ke jaringan darah, resiko terburuknya adalah wanitanya meninggal. gua tau poin #2 ini susah dibayangkan. tapi bagi mereka yang hobi menyelam dan pernah kemasukan gelembung udara ke badannya dengan sangat menyakitkan, nah itu sama. Anyways udah setengah tiga pagi lagi. Seorang Rasul bernama Adam 2 Waktu mau nulis postingan kedua ttg Adam gua sempet guling-guling nyari sebuah buku di rak. Ternyata emang gua tinggal di Jakarta. Shoot. oke, yang gua bahas di bawah ini memiliki rujukan sebagai berikut: - Jared Diamond (JD) - Guns Germs & Steel (GGS) (nobel proze winner book) - Al Quran - Sami bin Abdullah - Atlas para Nabi dan Rasul - Ibnu katsir - Kisah Para Nabi Dimana Peradaban Dimulai Mengenai peradaban manusia, science dan agama samawi tidak cocok dalam hal bagaimananya. Ini sudah kita cover kemarin. Tapi, satu hal yang mereka setuju adalah di mana peradaban dimulai. GGS oleh JD adalah salah satu buku ttg peradaban yang terbaik yang gua pernah baca. fakta menyajikan bahwa peradaban tertua terdapat di middle east. Ini sejalan dengan ungkapan agama Samawi, terutama Islam bahwa Adam dan Hawa bertemu di Mekah. Adam turun/lahir badannya di India dan berjalan ke barat. Hawa turun/lahir badannya di Afrika (either afsel atau Ethiopia) dan berjalan ke Timur. Di mekah/middle east, mereka bertemu. Di middle east juga, 3 dari 5 agama utama di dunia lahir. Jadi dia berteori pasti ada sesuatu yang spesial ttg middle east yang beda dengan tempat lain. Gini teori JD: Manusia tertua di muka bumi ini ditemukan di Afrika selatan. Dari sana sekelompok manusia ini melakukan perjalanan mencari kehidupan yang lebih baik. Somehow, mereka sepakat bahwa tetanggaan sama singa kurang sehat bagi kelangsungan hidup. jadilah manusia pertama ini bermigrasi dengan jalan ke utara (menuju egypt). Migrasi ini gak sekali. Tapi bergelombang minimal 3 kali. Sesampainya mereka di Ethiopia, mereka menyebrang ke jazirah arab. dan terus menyusuri pantai ke utara sampai middle east. Peradaban Tertua di muka bumi ini ditemukan di middle east. manusia waktu itu terus bermigrasi mencari tempat yang lebih baik. Di middle east lah tempat pertama mereka menemukan tanah yang subur, di mana gandum tumbuh. Makan yang banyak membuat mereka settle di sana. Mereka memakan gandum dan mulai memasaknya. Mereka mulai meninggalkan kehidupan nomad berburu. Di sana juga terdapat berbagi macam hewan yang selon-selon aja, seperti sapi dan kambing. Di mana mereka domestikasi dan mulai memakannya. Menanam gandum membutuhkan pupuk dan mereka menggunakan kotoran kuda, sapi dan kotoran mereka sendiri. Dari sana mereka terkena anthrax dan tubuh mulai memiliki sisitem kekebalan tubuh thdnya. Sama juga dengan ayam. Segera setelah mereka domestikasi ayam, mereka terkena influenza dan segera memiliki kekebalan tubuh. Tibuan tahun menetap di middle east membuat pigmen kulit mereka yang awalnya hitam menjadi coklat dan bertambah putih. ini terjadi karena pigmen beradaptasi dengan jumlah sinar panas matahari yang tersedia. Proses ini terjadi ribuan tahun dan wajar karena manusia yang menetap di tempat yang sama akan segera terkena penyakit dari kotoran mereka dan sisa makanan mereka. Dari penyakit ini mereka jadi kebal dan perdaban bisa berlangsung / sustainable. Mungkin pertama kali mereka menemukan penyakit adalah gini: "Why did he die?" "I'm guessing we shouldn't eat our own feces." Teman-teman mereka yang mencoba terus bermigrasi jarang ada yang survive karena kenyataan bahwa mereka terus berjalan tidak mengijinkan mereka terkena penyakit atau mendapatkan gizi yang lebih baik dari bercocok tanam. Salah satu yang survive adalah mereka yang terus bermigrasi sampai Australia. Makanya mereka tetap hitam karena kenyataan bahwa mereka terus berjalan tidak mengijinkan cuaca untuk mengubah fitur fisik mereka. Masalahnya gua lupa kapan ini dimulai. Duh, jadi penasaran banget. bukunya gua simpen pula di Jakarta. Kalo gak salah JD memperkirakan ini terjadi sekitar 100000 tahun yang lalu. Teori ini make sense banget. Kenapa middle east? 1. Seperti yang telah disajikan di atas, middle east adalah tempat pertama dalam proses migrasi mereka di mana mereka menemukan bahwa tempat itu cukup subur untuk menetap. 2. middle east bisa dilihat sebagai poros penyebaran manusia di dunia. maksudnya gini. Coba liat peta. Bayangkan lu manusia pertama di bumi ini dan lu punya 4 anak. Berdiri di middle east, - Lu bisa suruh 1 anak lu untuk jalan kaki ke barat sampai ujung barat eropa di portugal. - Lu juga bisa suruh 1 anak lu untuk jalan kaki ke timur sampai cina dan siberia. kemudia dia menyebrang jembatan es antara siberia dan alaska, sampai lah dia di benua Amerika. - Lu bisa suruh 1 anak lu untuk jalan kaki sampe rusia di utara. Sama dengan jalan kaki ke ujung selatan Afrika Selatan. Cuman mungkin yang terakhir bakal protes "Kan kita baru dari sana pah?" 3. Di middle east terdapat banyak hewan yang bisa didomestikasi. Dari middle east, penyebaran manusia sangat mudah. Dari segi agama juga make sense. Adam bertemu dengan Hawa di middle east di mana Allah memberika kemduahan suburnya tanah. mereka berkembang biak di sana, bercocok tanam dan umatnya mulai menyebar. Lebih jauh lagi JD berpendapat bahwa setelah manusia bercocok tanam dan memakan binatang domestik, manusia menjadi pintar. Kemudian mulailah mereka menjadi mahluk intelektual. berusaha membaca, berusaha menulis, seni berkembang, dan akhirnya berpikir ttg agama dan keyakinan. Gak heran bagi dia bahwa 3 agama samawi turun di middle east. Dalam konteks agama, 22 dari 25 rasul turun di middle east. Sekarang kita sudah melihat di mana peradaban mansuai di mulai. Pertanyaan berikutnya adalah, kapan? Besok aja ya nek. Udah setengah tiga. Seorang Rasul Bernama Adam Sebenernya udah lama gua mengejar satu pertanyaan dalam hidup. Pertanyaan yang mungkin semua orang pikir gak penting. pertanyaan yang timbul karena gua memang such a sucker sama yang namanya sejarah (sejarah gua 9. Guru SMA gua niat ngasih 10 tapi takut jadi skandal, seriously) Pertanyaan itu adalah: "Apa obat susah buang air besar" no that's not it. Pertanyaan tersebut adalah: "Kapan peradaban manusia dimulai" Pertanyaan ini menantarkan gua ke satu sosok yang bagi gua menarik, rasul Adam AS. Yang menarik adalah segregasi antara pandangan dari segi agama samawi dan science. ie: Agama bilang beliau turun dan science bilang manusia itu dari monyet. Monyet ganteng mungkin, tapi monyet nonetheless. berangkat dari pijakan di bawah ini Nah, bagi orang yang mengenal gua atau membaca tulisan gua akhir-akhir ini, kalian akan mendapati bahwa selain kegantengan gua bersinar menyilaukan (irrelevant), gua adalah orang yang percaya bahwa 1. isi dari Al Quran itu pasti benar. Tinggal gimana kitanya aja apakah mau menggali mutiara ilmu di dalamnya. 2. Bahwa Islam dalam derivat terakhir (sebaran Nabi Muhammad) agama yang tidak menentang science, bahkan penuh dengan siratan science. Lantas kok ya bisa ada segregasi antara teori evolusi yang dicap atheis dan pegangan agama yang kita anggap benar? beberapa argumentasi ttg evolusi vs Adam 1. Bahwa Adam Bukan manusia Pertama di Bumi Ahli tafsir di mesir semua sepakat menentang teori evolusi. Tidak hanya itu, ahli kitab dari agama samawi lainnya, kristen dan yahudi juga menentangnya. tapi gua pernah dengar satu orang dasri mesir yang mengeluarkan tafsiran kontroversial bahwa evolusi dan turunnya Adam itu matching. Begini tafsirnya: Adam turun ke bumi bukan blek-blekan turun seperti turun dari bajaj (he didnt say that, I did). Di saat ini evolusi sedang berjalan. katakanlah seorang pitekantropus hamil, namanya mama pite. Dia melahirkan seorang anak katakanlah baby pite. dan pada baby pite ini lah ruh Adam AS turun. tafsiran orang Adam turun di India. Aama kejadiannya dengan hawa di benua afrika. Keduanya lantas saling mencari dan bertemu di mekah. Abis itu beranak pinak, dan lahirlah IBM dengan Total Quality Management-nya. You get my point lah. Beliau bertafsir demikian karena ada ayat Quran yang berkata di mana malaikat protes ketika Adam dilahirkan Kurang lebihnya "Ya Tuhan mengapa engkau menciptakan manusia yang hanya akan menciptakan kerusakan di muka bumi." Apakah malaikat merujuk ke masa depan? Bukankah masa depan hanya di tangan Alah dan malaikat tidak punya kekuatan menujum masa depan? Malaikat ini pasti merujuk ke masa lampau yang sudah-sudah. Ini artinya manusia atau mahluk berbentuk humanoid sudah ada dan berevolusi. basis argumen dia yang lain adalah bahwa kita ini sekarang sangat terpaku dengan kata manusia. Kita merelasikan manusia dengan bentuk kita ini. Sedangkan menurut dia esensi dari manusia adalah manuk sia. Bukan deng, esensi dari manusia adalah binatang yang memiliki ahlak dan kesadaran. memiliki ahlak untuk membedakan baik dan buruk. Kesadaran bahwa dia punya pilihan. mahluk lain tidak diberi kemampuan ini. ada harimau nerkam orang di sukabumi. Gak salah, harimau itu cuman laper dan gak bisa membedakan bahwa nerkam orang sukabumi itu salah. Semua mahluk di muka bumi ini setiap detiknya berzikir kepada Allah (ujar salah satu ayat). Cuman manusia aja yang diberi kebebasan begitu tinggi sehingga bisa memilih untuk bahkan percaya Tuhan atau tidak. IQ bukan basis untuk argumen karena IQ lumba-lumba dan monyet dewasa bisa mencapai taraf anak 5 tahun. Maksudnya, IQ bukan pembeda manusia dan binatang karena IQ dimiliki semua binatang. Intinya orang mesir itu berargumen bahwa Adam bukanlah humanoid pertama di muka bumi tapi yang jelas humanoid pertama yang memiliki ahlak dan kesadaran. 2. Fisik Adam Nah ini yang gua gak ngerti. Hadist kumpulan Ibnu Katsir berkata bahwa tubuh nabi Adam sangat besar. 1/2 dadanya = 300 hasta (1 hasta = 0.5 meter). Dari sudut pandang agama, ini logis karena jalan kaki mencari hawa dari india ke mekah itu, dalam standar tubuh kita, capek! Bisa jadi diterkam singa duluan sebelum ketemu. Gua aja jalan dari cimanggis-ragunan langsung asam urat, gimana india-mekah? Tambahan lagi, Darwin tidak pernah bilang bahwa manusia berevolusi dari monyet. Dia gak pernah bilang gitu. Darwin bilang bahwa manusia berevolusi dengan cara yang sama dengan monyet. tapi ini yang gua gak ngerti dan ini adalah karena gua kurang riset aja sih: evolusi itu berawal dari sesuatu yang kecil ke besar. Bukan dari besar ke kecil. Jadi ceritanya menurut science gini: Mahluk berasal dari protozoa yang berevolusi menjadi sangat besar seperti dinosaurus (inget ya, gak sehari dua hari). kemudian meteor datang, jatuh ke laut dan semua air menguap menutupi matahari. Dinosaurus mati karena impact. Dinosaurus yang survive, mati kelaparan. ini karena tidak adanya matahari membuat tanaman mati. tamanan mati, herbivora mati. karnivora menyusul. Hanya bentuk mamalia terkecil saja yang selamat, seperti lemur. Lemur survive karena jumlahnya sedikit dan banyak bangkai tersisa. Lemur kemudian berevolusi menjadio besar dan salah satu cabangnya adalah yang kita lihat di kaca tiap hari. Hihi, that's 600 million years of history in one parapgraph. Intinya, dari yang sedikit gua pelajari, tendensi evolusi itu adalah dari kecil ke besar. Sedangka hadist menunjukkan Adam besar. bagaimana kejadian sebenarnya? Gua masih harus belajar. Nah, sekarang dari 2 teori yang berbeda, ada satu fakat yang sama. fajta tersebut adalah: Di bumi, Adam memulai peradaban manusia. pertanyaannya: Kapan? nah, itu besok-besok aja deh bos, gua mau tidur ini udah setengah dua pagi. Sambung yeeee. Puasa Semua agama samawi (agama dari nabi Ibrahim AS) menganjurkan puasa. Kegiatan puasa pun dilakukan umat manusia dari mulai nabi Adam AS dengan fekuensi dan intensitas yang berbeda-beda. sampai kita mendengar "Iya ni gua lagi puasa nabi Nuh" "Puasa nabi Ibrahim coy.." "Puasa daud" "Puasa melet men." (jangan ditanya nabi Melet tu nabi keberapa) Gua senang meng-kaji ajaran Islam karena banyak sekali anjuran, harusan, ajaran, larangannya yang berbuntut kepada science. Sebagian besar dari science yangtersirat ini adalah untuk tujuan kesehatan kita sendiri. Kemarin sudah heboh dengan postingan babi. Kenaoa shilat gerakannya mesti seperti itu? Karena gerakan sholat melancarkan peredaran darah dan similar dengan yoga. Sekarang kenaa kita puasa? Alasan morilnya kita udah tau lah ya. Alasan medisnya gua dapat dari salah satu kajian qur'an bersama Quraish Shihab. Yaitu, Badan kita selama 11 bulan dimasuki banyak zat makanan. Kita gak sadar terkadang zalah satu zat berlebih atau zat lain kurang atau mungkin makanannya mengandung hal-hal yang gak sengaja gak baik untuk kita. Contoh, sering-sering jajan di pinggir jalan kita bisa kena rubella, salah satu parasit yang bisa membuat orang susah punya anak. Puasa berfungsi sebagai keran bagi tubuh kita. Dengan puasa, tidak ada yang masuk dan badan kita diberi kesempatan menggelontor zat-zat yang terpendam lama itu. Biasanya di saat Ramadhan lah kolestrol kita turun, hipertensi kita membaik. Kemudian karena tidak ada tambahan lemak masuk, darah, memiliki kesempatan untuk menggerus lemak dalam arteri dan membuat kita lebih sehat. Mungkin itu sebabnya dunia barat dan Indonesia berbeda jauh. Di banyak film atau d koran-kran gua serng membaca dan melihat orang-orang barat terjangkit penyakit aneh-aneh yang di Indonesia gak pernah kedengeran. Bisa jadi dua hal: 1. Indonesia sangat backward sehingga tidak mampu mendeteksi penyait-penyakit aneh itu. Di kampung jaman dulu di novel-novel kita sering baca tokoh perawan cantik ditinggal mati ayahnya yang sakit keras. "Mati." "Mati kenapa?" "Sakit keras." Udah aja. Bingung gua sakit keras itu gimana. 2. Orang Indonesia terjaga kesehatannya karena banyak yang sholat (beryoga) dan berpuasa setahun sekali. Makanya tensi teratur, de el el. Is that the case? Mungkin. Mungkin juga nggak. Tapi yang jelas, pola hidup sehat memang sudah terjaga. Kemudian timbul pertanyaan, nah orang indonesia yang non-muslim kok bisa sehat juga? kan gak puasa dan gak sholat? Well, jawaban gua sih: Orang Indoensia mungkin bisa hidup lebih sehat dari orang barat karena 2 hal. Pola makannya yang dikoreksi di saat puasa, dan materi yang dimakan. Secara Indonesia 87% islam, semua makanannya disembelih dengan mengeluarkan darah dari bangkainya ie: islami. Orang-orang non-islam juga memakan makanan yang sama kan. Gak mungkin orang non islam beli sapi di pasar yang beda dengan orang islam. Oke mungkin ada beberapa orang yang makan anjing atau babi dengan dipukul saja agar darahnya mengendap, katanya lebih enak begitu. Tapi gua yakin gak orang paling maniak pun gak makan babi atau anjing oreng pukul setaip hari 3 kali kan. Most of the time masih memakan sapi dan kambing yang dijual di pasar yang disemeblih dengan mengeluarkan darah. Itu jawaban gua sih. My two cents. Bedanya Membaca dan Mengaji Dulu dan Sekarang Di tahun 800 dan 1100, propinsi Andalusia di Spanyol selatan dan Kerajaan Islam di Iraq sangat gemar melakukan discovery dalam science. Di saat itu kedua peradaban ini memberi kontribusi langsung terhadap kemajuan pengetahuan dunia. Sumber dari penemuan-penemuan mereka ada dua: 1. Mereka merevitalisasi science yang dikembangkan orang yunani kuno, yang tidak dipedulikan bangsa eropa di waktu itu. Mereka memplajari kembali pitagoras, hukum archimedes etc. 2. Mereka, para santri ini gemar mengaji untuk menemukan pengetahan-pengetahuan yang Allah siratkan di dalamnya. Biologi, Allah dalam Al-Alaq menyiratkan proses penciptaan manusia secara biologis. Di sana juga Allah menyiratkan bahwa sesuatu yang organik akan kembali menjadi tanah. Biologi, Allah menyiratkan lanjutan dari evolusi manusia dalam Al-Ankabuut. Di sana dia bercerita bahwa pada awalnya, manusia berumur ribuan tahun. Nabi Nuh berumur 950 tahun. Advanced Physiscs, Allah dalam Al-Kahfi mengajarkan teori relativitas. Advanced Physiscs, Al-Ma'aruu menyiratkan dasar-dasar dari kecepatan cahaya. Ini dipecahkan oleh seorang profesor di Mesir beberapa tahun yang lalu kalo gak salah. Kemudian karena perang, kedua peradaban ini pudar. Sekarang Indonesia adalah peradaban islam terbesar di dunia dengan populasi 220 juta orang. Hanya saja bukan peradaban islam yang islami. Yang mengganggu pikiran gua adalah, dulu di Andalusia dan Ira hanya ada ratusan ribu orang namun mereka bisa maju sekali. Kita bangsa 220 juta orang gak bisa maju. Kenapa? Padahal meski kita terpisah 1000 tahun, pedoman kita sama. Al-Qur'an. Apakah ini artinya kita, bangsa islam sekarang, tidak menggunakan sebagaimana mestinya? Jawabannya ya. Pengertian dari Mengaji Arti Dari Niatnya Growing up, yang kita dengar adalah "Udah maghrib, sana ngaji biar dapet pahala" "Setiap ayat yang dibaca berpahala 1. Jika berwudhu, berlipat puluhan. Jika di bulan puasa, berlipat ratusan" Dapet pahala memang baik tapi gua selalu merasa aneh, kenapa kok ya rasanya kita dididik jadi umat untuk jadi pamrih? Ngaji biar dapet pahala? Gua pengen ngaji karena gua pengen tahu Allah bilang apa. Dapet pahala bagus, tapi jangan sampe kita ibadah untuk dapet pahala. Beribadalah agar kita mendapat ridho Allah. Gak usah pamrih bener sama pahala. Beribadahlah agar kita bisa jadi umat yang maju dan setelah maju, membantu mereka yang tertinggal. Tapi ini nggak, kita baca Qur'an agar kita dapet pahala. Kita secara tidak sadar telah mereduce diri kita untuk jalan di tempat. Mengajilah agar kita tahu apa pesan yang Alah ingin sampaikan. After all, kita bukan orang arab. Bacalah artinya. Arti Dari Bahasanya Mengaji berasal dari kata dasar Kaji. Artinya, menganalisis (bukan duburisis) secara menyuluruh dari segala aspek. Tapi apa yang kita lakukan sekarang? Kita hanya membaca Qur'an. Bukan meng-kaji Qur'an. Gua bisa bilang gini karena 99% umat islam non-arab yang gak bisa bahasa arab, hanya baca Qur'an tanpa baca artinya. Abis amin, udah selesai. Ada rasa lega di dalam hati. Bagus. Ada rasa dekat dengan Allah. Bagus. Ada pahala yang didapat. Bagus. Tapi seharusnya kita bisa dapat lebih dari itu jika berusaha lebih. Baca lah artinya dan kita aka tahu apa yang Allah firmankan pada kita. Bacalah artinya dan kita akan menemukan banyak ilmu di dalamnya. Contoh betapa memalukannya umat islam karena kita hanya baca Qur'an dan tidak memng-kaji Qur'an. Poligami kita umat Islam tahu Allah membolehkan poligami tapi tidak mengerti kenapa dibolehkan. Allah menurunkan ayat untuk berploigami hanya setelah perang badar di tahun 600 AD. Saat itu banyak janda perang yang tidak terurus dan saat itu hukum budaya Arab adalah ketika suami meninggal, hartanya pergi ke keluara suami dan sang janda beranak 4 itu tidak dapat apa-apa. Nabi sendiri selalu monogamis dengan istri pertamanya sampai dia meninggal. Nabi hanya berpoligami setelah ayat itu turun dan memberi contoh pada umatnya untuk mengambil janda perang. Dia juga menggunakan poligami untuk tujuan politik saja. Dengan mengawini anak-anak kepala suku, situasi jadi stabil karena semua kepala suku tidak akan berani berperang melawannya. Ini memberikan dia waktu untuk mengajarkan ajarannya. Kemudian ada pertanyaan, "Kalo kasian sama janda perang, kenapa gak disantuni aja, kenapa boleh dinikahi? Karena setiap manusia memiliki harga diri. Kita gak mungkin mengasihani janda seumur hidup. Janda juga manusia yang memiliki hak mencintai dan dicintai. Hak untuk merasa dan menjalani hidup. Ini susah dilakukan di tempat perang di mana banyak pria meninggal dan demografi gak seimbang, Thus, boleh poligami. Bayangkan kalau kita jadi janda di Iraq. Laki-laki gak ada udah abis. Mungkin mereka bisa single parent tapi tetep aja hampa gak ada cinta. Gua sendiri gak setuju dengan poligami di Indonesia. Kita gak perang, gak kurang laki, thus, gak perlu poligami. Kalo Aa Gym dan pelaku poligami lainnya di Indonesia, memang benar mau poligami demi ibadah, mestinya mereka dan istrinya pergi ke Afganishtan, cari janda perang dan nikahi janda itu. Itu lah berpoligami yang benar. Semua ini ada di Qur'an tapi kita gak tahu. Kenapa? Karena kita gak bisa baca arab kuno. Kita hanya baca Qur'an tanpa meng-kaji artinya. Di saat kita gak kaji, pesan terhambat. Bagaimana kita bisa meng-kaji sesuatu kalau artinya gak kita baca? Bagaimana kita bisa mengerti apa yang Allah berusaha pesankan pada kita kalau kita gak ngerti bahasa arab dan gak beusaha membaca artinya? Umur gua 29 tahun dan baru di tahun 2007 lah gua berikrar, gua gak mau baca Qur'an kalau gak baca artinya. Membaca Quran bagus, granted. Dapet pahala, granted. Tapi kalo gak baca artinya tetep aja pesan Allah terhambat di translasi yang gua gak baca. Arti Dari Konsepnya Santri jaman sekarang sepertinya gak kalah dengan santri jaman sekarang. Sama-sama hafal Quran. Lantas kenapa santri Andalusia jaman dulu bisa memecahkan trogonomteri untuk mengonstruk bangunan sedang santri indonesia jaman sekarang belum tentu tau apa arti trigonomteri. Sedangkan mahasiswa ITB yang hafal trigonometri belum tentu hafal Quran. Kenapa? Ini karena jaman dulu, Al-Quran memiliki 2 fungsi: - Rujukan agama - Rujukan pengetahuan Kita jaman sekarang telah dengan bodohnya berhasil memisahkan keduanya. Mau tau agama? Ada ratusa ribun bedah Qur'an di mesjid se Indonesia. Mau belajar advance physics- sekarang gua tanya, waktu mau ujian trogonometri dulu, pada buka Qur'an? See? Salah kita sendiri gua rasa yang menempatkan Qur'a sebagai tool agama dan bukan tool untuk science. Science dalam Al-quran ada 2 macam: 1. Tersurat. Ini artinya Allah bener-bener jelasin. 2. Tersirat. Allah menyiatkan saja dan menuntut umatnya membedah lebih lanjut. Contoh: babi haram. Semua tahu, di Qur'an ada. Tapi kalo orang lain tanya kenapa haram, kita bengong. kemudian orangitu akan tanya: kenapa kita menjalani sesuatu yang kita sendiri gak tau kenapa. Bikin malu umat sendiri. Seorang profesor di Egypt sudah memecahkan ini. Babi adalah satu-satunya mamalia yang memiliki ginjal tidak sempurna. Darah kotor mamalia berisi urea yang beracun. Urea ini oleh ginjal mamalia disaring 98%. ZDalam tubuh babi however, regrettably kebalikannya. Ginjal babi hanya menyaring 2% urea. Artinya 98% urea dalam darah tetap dalam darah dan terseap ke dagingnya. Bukankah darah kotor bisa dikeluarkan melalui penyembelihan di leher? Ya, tapi sayangnya lagi, babi adalah satu-satunya mamalia yang tidak memiliki leher. Yah itu sedikit uneg-uneg gua akan kehidupan sosial dan spiritual kita. Tidak adanya kesadaran dari kita untuk membaca arti dri pesan-pesan Allah telah mereduce kita sendiri menjadi umat yang mengikuti larangan tanpa tau kenapa. Kaji lah Qur'an. Baca lah artinya. |
Adhitya Mulya adalah Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Dia menghabiskan waktunya turun ke bumi untuk bertemu dengan rakyat jelata dan berburu menjangan dan babi hutan... (or is it, berburu rakyat jelata dan bertemu dengan babi hutan? anyways, same thing). Oh ya, sesekali dia menulis buku komedi.
orang telah melihat kegantengan gua yang legendaris itu. Ninit ; Aan ; Agung ; Aip ; Alaya ; Avianto ; Aris ; Atta ; Detta ; Ewink ; Enda ; Erly ; Fairy ; Fanny ; Ganda ; Hagi ; Hanzky ; Isman ; Ita Leyla ; Ni'ang ; Ndari ; Nita ; Pip ; Okke ; Roi ; Ruri ; Shinta ; Tyaz ; Udhien ; Umar; Adi ; Afo ; Alaya ; Alfa ; Ale ; Alvons ; Aiff ; Andhi ; Andin ; Andin ; Anggie ; Anto ; Aprian ; arb3i ; Ari ; Arma ; Arif ; Ayu ; Axlandra ; Bantot ; Be-Es ; Beranda ; Bintang ; Bios ; Blub ; Brandy ; Buzz ; Cay ; CB ; Celia ; C'est la Vie ; Civent ; Claustrophobic ; Comel ; Comel ; Crey ; Dagungsta ; Dayat ; Deksay ; Dian ; Dican ; Didi ; Didiet ; Diki ; Dini ; Dion ; Disposable Hero ; Drey ; Duwie ; Dwi ; Dyah ; Ekodox ; Emil ; Ephe ; Eric ; Erika ; Erwin ; Eve ; Eyi ; Farid N ; Farid ; Finalizabeth ; Fitri ; Flow ; Flow ; Fresh ; Gajah Duduk ; Gauz ; goblog ; grE3nY' PrinceZz ; Guido ; Grizz ; Harris ; Harris ; Harris ; Heri ; Herlyanti ; Hero ; Ibiza ; Ika ; Ilsa ; Inex ; Inna ; Ipan ; Irene ; Irene ; Iris ; Isnaini ; Koebiz ; Kun ; Lacsar ; Lemans ; Lilik ; Lindie ; Little Mermaid ; Lontar ; Matz ; Memey ; Merkurius ; Morningdew ; N[a] ; Nasgor ; Neen ; Neenoy ; Nice green ; Nisa ; Nita+Agus ; Nono ; Novie ; Nukov ; Nunik ; Ochan ; Ollie ; Paylo ; Pipit ; Prazz ; Prianca ; QQ ; Radith ; Rapa ; Reena ; Ren ; Ria ; Richoz ; Ridwan Fauzi ; Rihsa ; Riena ; Rita ; Sapi ; Sasha ; Sazi ; Seggaf ; ; ; ; Snydez ; StormyMonday ; Supta ; Sweeney ; Sylvie ; Tamtam ; Tari ; Toet ; Trippin' D ; Tutup Botol ; t.w. ; Ty ; Tyaz ; Tychan ; Umar ; Un^Goe ; Vanda ; Vanya ; Viga ; Vellas ; Weedee ; Yudha ; visit rice bowl journals ! |