Category: movies

Transformers 2

Sumpah ni film keren bener. Banyak yang bilang film ini jelek dan bla bla bla tapi beneran kok keren. Ide ceritanya menarik banget. Bahwa ternyata di dalam piramida mesir itu terdapat…..ya sesuatu. Sesuatu yang cukup signifikan ya, yang mana artinya bagi yang penasaran, lu udah bisa deduksi bahwa apa yang ada dalam piramida itu bukan emak-emak nyasaratau sarung engkong lu. Yang jelas sih tipikal film2 blockbusternya Jerry Bruckheimer yang punya resep satu: kalo jagoannya gagal niscaya dunia kiamat dan elo-elo semua gak akan pernah bisa lagi mengagumi kegantengan gue.

Adegan berantemnya juga seru punya. Sayangnya adegan berantem terbaik ada di 40 menit pertama film dan semua adegan berantemnya gak ada yang bisa menandingi koregrafi berantemnya adegan itu. None the less, ini satu film yang sukses membuat gue gak perlu break rokok keluar studio. Di satu sisi gue takjub sama kreatifnya ide cerita. Bisa-bisanya kepikiran ide seperti itu. tapi jadinya gue bingung, alamak entar mau dia bikin segimana hebohnya lagi Transformer 3? Bagaimana mereka akan tutup warung untuk transformer ini? Apakah akan seburuk Pirates of the caribbean yang mana episode 1nya adalah salah satu film terbaik sepanjang masa tapi pada saatnya sampe episode 3, 4 dari 5 karakter utamanya udah pernah mati dan bisa-bisanya idup lagi? Itu gue bisa liat kecenderungannya di Transformers ini. Ada karakter yang mati eh idup lagi.

Aldebaran juga antusias banget nonton dan sangat engaged terhadap filmnya. Sayangnya halfway thru dia tidur. Gua jadi bertekad untuk beliin dia maenan transformer. Semoga gak patah. kalo patah, bapaknya nangis bombay.

Money well spent.

Post to Twitter Tweet This Post

Movies

Movies, Movies & Movies!!!

Hehehe, gini nih kalo lagi males nulis buku. jatohnya ke film.

Batman Begins


Cool huh? All posters are available in www.movieweb.com. Untungnya click kanan gue disable untuk menghormai copyright mereka. Worldwide release is set to be on:June 15th 2005. And yes I was wrong, this is amongst the highly anticipated movies, at least from my part.

Film Batman Begins bercerita tentang…well…Batman. Ini tepatnya prekuel dari Batman yang belakangan ini sangat-sangat mengecewakan bagi gue.

What’s the Deal with Batman movies?

Jadi gini. Batman itu memang salah satu karakter komik yang melekat di hati orang. Warner Brothers dipercaya memegang lisensi perfilman dari karakter komik DC ini. MASALAHNYA adalah segmen mana yang dituju.

Batman adalah salah satu karakter komik tertua. Oleh karena itu, generasi penggemarnya sudah banyak. anak kecil yang mencintai Batman di tahun 60-an, sekarang umurnya sudah 60 tahun dan terbiasa dengan kekerasan. Oleh sebab itu ketika Tim Burton dipercaya WarnerBros untuk membuat Batman di tahun 1989, Tim Burton memilih tone yang dark dan memakai banyak bunuh-bunuhan. ini masih dia lakukan untuk Batman Returns.

Respon masyarakat cukup beragam. Generasi awal pecinta Batman merasa karya Tim Burton cukup baik. Tapi, penggemar generasi muda cukup traumatis melihat betapa gelap, twisted dan psychonya Batman versi Tim Burton ini. Warner Bros yang tidak ingin ditinggal segmen anak muda akhirnya memutuskan untuk meng-kanak-kanak-kan Batman agar dapat diterima oleh penonton anak kecil.

Akhirnya WB, menggandeng Joel Schumacer untuk Batman Forever dan kita bisa lihat bedanya. Kostum yang warna-warni, perbedaan yang sangat marjinal antara mobil polisi dan mobil musuh, kostum musuh yang gemerlap dan yang paling fatal adalah, sedikit sekali orang yang teas dalam film…meski Batman mengaku, pemberantas kejahatan. Hasilnya? Penggemar Batman yang sudah tua pada kecewa namun anak-anak kecil sangat menggemari versi ini. Batman & robin dibuat oleh Joel Schumacer lagi dengan versi yang lebih kanak-kanak. Not to mention versi kostum Batman yang ganti-ganti gak keruan. batman makin ditinggal penggemar tuanya.

Batman Begins

Adalah sebuah prekuel dari semuanya. Yang menarik dari versi ini adalah bahwa sepertinya WB ingin mengembalikan Batman ke versi komik awalnya. For one thing…bahkan sampe kostumnya pun begitu. versi awal kostum Batman adalah telinga yang pendek. gue sempet liat trailernya dan memang pendek. Another is that, yang gue bingung adl…kenapa Wb memakai banyak aktor inggris di sini. Christian Bale sebagai, Michael Caine sebagai Alfred dan ada juga Liam Neeson. tapi ada juga sih aktor amerika. Katie Holmes dan Morgan freeman. Gue lupa satu hal, gary Oldman itu orang inggris ato amerika ya?

Anyways, Christopher Nolan, yang kali ini dipercaya Wb untuk menggarap batman Begins memang terlihat menekankan tone yang gelap. Gue gak tau apakah ada bunuh-bunhan karena tadi gue cek, ratingnya PG-13. Mampus.

Yah kita lihat aja nanti. For sure is that Nolan is trying to back to the original version of Btaman. yang mana Kostumnya gak cetil dan gue suka sayapnya. However, for the violence, kita liat aja.

For my part, gue lebih seneng liat Batman yang brutal. BATMAN GITU LOOH.

end of part one.

Sin City

Setelah 3 hari jongkok nungguin torrent selesai. Akhirnya sabtu pagi yang ceria gue bisa juga nonton film baru di Afrika. Thing is di sini, dvd bajakan untuk film baru memang menjamur, tapi mereka bajaknya dari canda yang mana disubtitle ke prancis. Sama aja boong. Ada sih teks, tapi teksnya prancis juga. Pertanyaan kontemplatif gue adlaah: NGAPAIN PAKE TEKS KALO BAHASANYA SAMA? JENGKOL!

Anyhoo, where was I? oh ya, jongkok. Akhirnya selesai tuh ya gue download. Nonton deh gue.

Kok ya guenya gak ngerti ya? Apalagi banyak orang bilang, bagus. Dalam sebuah wawancara, Robert Rodriguez memang bilang bahwa dia bukan membuat film Sin City, tapi dia berusaha memfilmkan si komik itu. Maksudnya, masih komik, Namun beraudio dan vidually dynamic. Hasilnya ya memang penuh efek. Basically dia ingin bereksperimen gimana rasanya komik Sin City itu kalo kita tonton.

To tell you the truth, dalam kasus Sin City ini, memang sebaiknya begitu. Komiknya penuh dengan hiperbola dan kehidupan yang surealis (emangnya surealis itu apa sih dit? sok ngerti) yang akan sulit kalo seseorang buat filmnya dengan versi normal. Gimana nggak, semua orangnya hiperbolis bijitu.

As it turns out, aside from Jessica Alba’s butts (dia itu yang posternya gue pampang. Dilarang keras ngeces!), I don’t really quite understand what all the fuss is. To start with the comic itself had never been an appeal to me. Dalam penilaian gue (yang mana tiap orang beda2) komik itu layak baca karena either dia bener-bener deket dengan realita atau bener-bener fantasi.

Contoh:
Either bener-bener dekat dengan realita

Batman, Spiderman dan Superman yang kecuali mereka, seluruh settingnya real…dan bahwa kenyataan bahwa mereka gak riil melegetimasi mereka untuk memakai celana dalam di di luar (what’s the deal with that anyway?).

Atau ngayal Abis

Fantastic Four, yang pake pesawat yang ngarang dan punya super power seperti manusia karet (movie coming up, by the way).

Sin City? Well…let’s just say, dia itu hiperbolically ficitonal version of our reality. Which I don’t quite get. Nice pair of butts tho…and killer tan too.

As it turns out dalam menikmati film, gue memang lebih suka yang riil-riil aja + sedikit ngayal. It’s not that I’m narrowminded tho…it’s just that dalam kreatifitas dan film, gue lebih suka, kreatifitas dalam penuturan filmnya, seperti City Of God.

That is one hell of naratting method there. Salut buat Fernando Meirelles dan Katia Lund. Pengenalan karakter setiap tokoh itu dipaparkan dengan seenaknya memotong cerita dan memaksa kita dikenalkan dengan karakter yang mereka ingin tampilkan. Very original filmmaking there.

Anyhoo where was I? Oh ya, Sin City. I’d give 4 out of 10. Just not my cup of tea.

Rgds/ Adhitya - penonton yang bingung

Post to Twitter Tweet This Post

Dan Brown Being filmed

Da Vinci Code - Dan Brown difilmkan!!!!!

First off, gue minta maaf krn belum bales komen. Selama gue di Indo ini, ada beberapa urusan genting yang gue gak bisa setengah2 tanggepin. Tambahan lagi, kenyataan bahwa SIM kita berdua ketinggalan di Africa gara2 rusuh ngungsi, kita jadinya kemana-mana make taxi, which sucks big time dan waste even more time. Jadinya jarang online dan sulit untuk ikut2an ngumpul.

Now… postingan ini gue dedikasikan untuk anak2 milis PSTC yang semuanya rata2 udah pada baca Da Vinci Code-nya Dan Brown dan udah ngabisin waktu mereka diskusi buku di sana.

Da Vinci Code sejauh ini udah laku 7 juta kopi, dibuat berbagai buku counter facts-nya dan paling heboh so far, di paris dibuat Da Vinci Tour. dengan bayar sekian euro, elo akan diajak napak tilas perjalanan robert langdon, si protagonist cerita.

Nah, sekarang itu Da Vinci Code sedang difilmkan oleh Russel Crowe dan Kate Beckinsale (bener gak tuh nulisnya?) Gue penasaran banget liat filmnya, semoga sebagus bukunya. Oh ya, omong2, ini ada beberapa movie capturenya:

Museum yang juga gedung terpanjang di dunia. Tempat monalisa di simpan dan tempat Sauniere dibunuh. Adegan awal dari novel yang seru dan menegangkan.

Nah ini Robert Langdon lagi kebingungan. “Ni orang udah dibunuh, gak pernah ketemu, NYUSAHIN PULA!”


Nah, ini Robert Langdon lagi dikejar polisi, secara gak nyambung, di menara eiffel. Ini Robert Langdon, balik arah soalnya ternyata ke kanan buntu. Polisinya sih udah gak ngejar, berikut cuplikan:
“Ngapain sih kita ngejar2 dia ke nmenara eiffel? Kan gak ada di bukunya?”
“Ntah lah. Dasar turis.”
“Ngapain si dia ke sana?”
“Iya ya kan buntu.”
“Udah…orang gila gak usah dikejar.”
“Iya. Ntar juga pasti balik lagi ke sini. Coffee anyone?”
Singkat cerita (you read the rest 600 pages by yourselves ya), Bang Robert udah sampe ke makamnya marie magdalena dan dengan dodolnya sempet ditipu beli postcard kemahalan 16 euro sama imigran dari Senegal.

Tapi Bang Robert berusaha untuk ngak bt dan sebelum polisi dateng, ya foto-foto dulu kali ya. Banci foto dasar.

Abis itu, dia menemukan petunjuk bahwa marie magdalena dikubur secara rahasia, di bawah sebuah piramid kaca besar yang terbuat dari, jelasnya, kaca di kota Paris (AS SEEN IN BACKGROUND). Berikut cuplikan:

“Tau ah gue. Mending pulang!”

Post to Twitter Tweet This Post

Movie Review

Gums & Noses



South African movie, made in 2003, this is a black comedy about drugs, creativity and coorporate culture. Brilliantly played by Antony Coleman who played the main character, James. In South Africa, this movie was phenomenal because not only ws it funny but it was also made under a SAR 150.000 budget (dibagi 6 dapet USDnya).

Cerita

Bercerita tentang James, yang menyukai ide. James adalah average Joe yang merely not-competitive in any aspect of life. Setelah lulus dia memutuskan untuk kerja di Advertising, bidang yang sangat kompetitif.

Bosnya sangat demanding. He wants award winning ideas. James mulai karir sbg coffee boy dan hanya steelah satu staf dari creative team jatuh stres lah, dia berhasil masuk tim elit itu. Bosnya adl seorang yang selalu ngomong ‘Guys, I need award winning ideas.’ ‘I nneed something completely new here’.

Salah satu seniornya, Vincent selalu berhasil memuaskan bos dengan ide2 brilyan dan menang advertising award. Dalam after-oartynya, Viuncent membuka rahasia bahwa dia dapat semua ide dari kokain dan bahwa dia di head-hunt sama bigger company. Tinggalah si bos berharap pada James dan menuntut James abis-abisan. Things get tough apalagi masa percobaan James hampir habis.

Akhirnya James panggil temennya, Dave untuk minta kokain. Berhasil. Iklan Mercedes-Benznya memuaskan. Akhirnya Bos terus menuntut yang lain dan James terus menelpon Dave dan this keeps on going sampai James mendapat awardnya. Naik gaji, finally have purchasing power, everything. Dari mulai berpenampilan geblek sampe cool banget karena punya duit untuk beli semuanya. Dimanja si bos. Mulai dari jalan kaki, beli VW convertible sampai audio yang edan.

Seiring dengan itu, hidungnya mulai berdarah, gusinya mulai hancur tapi dia seneng, krn dia jadi dinaggep dan secara profesional, ad nya masuk shortlist award yang Vincent tahun lalu menangin itu dan menang.

Akhirnya, dia sakit jantung. Laying off drugs membuat dia tidak kreatif. Akhirnya dia kesalip sama juniornya yang tadinya juga coffee boy dan singkat cerita things get worse.

Teknis Film

Sutradara Craig Freimond bener2 orang yang jenius meracik mentransfer film ini dari screenplaynya. Adegan yang berulang di mana bos menuntut ide, James menelfon dave, dave datang, menyedot kokain, dilakukan sangat cepat dan berulang. Sangat lucu.

Antony Coleman juga cocok banget memproyeksikan tokoh James yang lugu. Gue ngerasa karakter ini banyak relasinya dengan (sori nih) tokoh Agus Gurniwa, di buku pertama gue.

Moral Cerita

Moral ceritanya bagus banget. Sekilas tidak mendidik karena masih banyak cara untuk sukses tanpa drugs. Moral yang dideliver dalam film ini adalah fear of failure, coorporate culture dan film ini berhasil menjelaskan bahwa ada orang yang ngedrugs bukan krn addiction tapi karena mencapai sesuatu yang lain. Dalam film ini James tidak terlihat struggle untuk menghentikan drugsnya yang mana aneh tapi a good message.

Grade

Hands down, I give a 9 and mind you, gue adl peng-kritik yng kejam. This movie, really worth watching. Kalian yang bekerja di bidang yang menuntut banyak kreativitas sebaiknya nonton film ini. Try to find them and you’ll NOT be sorry.

Post to Twitter Tweet This Post

Troy, The Movie

The Movie
full quote from www.movies.yahoo.com:

In 1193 B.C., Prince Paris (Bloom) of Troy stole the beautiful Greek woman, Helen (Kruger), away from her husband, Menelaus, the king of Sparta, setting the two nations at war with each other, as the Greeks began a bloody siege of Troy using their entire armada, led by Achilles (Pitt), that lasted over a decade.
Release Date: May 14th, 2004 (wide).
MPAA Rating: R for graphic violence
end quote.

Sekarang lagi jamannya hollywood invest di epic. Passion of Christ adl epic yang paling baru keluar. Abis itu, troy bakalan keluar. Abis itu, oliver stone in nov04 bakal ngeluarin Alexander (collin farrel), dari epic Alexandre the Great yang hidup 311 BC. yang mana saingan sama leonardo di caprio yang sedang syuting film yang didasari cerita yg sama. In 2005, hannibal of Cartaghe dijadwalkan untuk keluar dgn Denzel dan Vin diesel saingan dapetin peran.

The Myth
Film ini didasarikan sebuah manuskrip tertua yang terlengkap ever found from time of ancient greek. the book is called ‘The Illiad’. Cerita ttg kehancuran sebuah kota bernama Troy di asia minor karena putri yunaninya jatuh cinta dan diajak kabur oleh pangeran dari Troy. The manuscript itself was written by a greek scholar named Homer yang ikut dalam perang di sana. Ceritanya ya spt di atas tadi. Homer menulis dengan penuh hiperbola di mana,

1. Untuk menjadi sebuah jurnal perang, buku ini terlalu menghayal dengan mengikut sertakan dewa-dewa spt Zeus, Athen, Ares, Apollo. Ini wajar krn dulu mereka sgt percaya akan hal itu.

2. Untuk menjadi sebuah buku dongeng sastra belaka, itu juga gak mungkin. Arkeolog percaya bhw Ini adl kisah nyata dan bukan dongeng thanks to the remarkable details Homer wrote in the book. Dia menulis spt:

“The illiad turun dari perahu dengan perisai 7 lapis lkulit sapi dan all round, dihiasi taring babi hutan.”

Yang mencengangkan, Deskripsi ini begitu detail dan akurasinya terbukti ketika ara arkeolog menemukan kota Troy di asia minor.

3. Pernah dengar lagu ‘If’ dari Bread? Salah satu syairnya,

If a face can launch a thousand ships,
then where am I to go..

Itu diambil dari buku ini. Homer wrote it. Homer menulis bhw bangsa yunani mengepung kota troy selama 10 tahun tanpa henti dan mengerahkan armada 1000 kapal demi mengambil kembali Troy yang kecantikannya begitu indah.

The History
Kota Troy benar2 ada. Lokasi aslinya di Turki. No one argues anymore abt that anymore Tapi, berbeda dari buku Homer, ada bbrp hal yang ilmuwan debatkan.

1. 10 tahun pengepungan
Ini mereka bilang, gak masuk akal. No continous war can last that long. Yang paling mungkin terjadi adl Kota Troy diserang secara sporadis dalam kurun waktu 10 tahun. Homer hanya menuliskan dramatisnya perang dengan tulisannya yang memang bagus, tapiiiiiiiii…. tidak terbayangkan dan tidak tertulis bagaimana manajemen logistik dan kebayang gak sih, sampah yang diciptakan prajurit yang dateng pake 1000 kapal dalam waktu sepuluh tahun?

2. armada 1000 kapal
Ini juga gak mungkin, kata mereka. gak logis. Pesisir pantai satu negara turki tidak akan cukup luas memarkir 1000 juggernauts (kalo gak salah, ini nama kapal perang yunani)

3. Alasan mengapa Troy dikepung
Whilst the reason in the book and in the movie is truly romantic, with Paris falling in forbidden love with helen and Menelaus mengerahkan 1000 kapal demi merebut kembali istrinya, the real reaon is this:

di tahun 1000 SM, Orang yunani adl pelaut, pedagang dan petani ulung. Hal ini membuat mereka surplus gandum dan mampu mengekspor gandum ke kota-kota di laut hitam. Kota-kota itu adl yg sekarang menjadi negara balkan.

Untuk masuk laut hitam, mereka harus lewat selat turki yang, guess what? yup, dikuasai kerajaan bernama Troy. Pedagang yunani harus membayar pajak untuk lewatnya kapal mereka.

Got tired of these, The Greek decided,
“oh fuck, lets go kill the turks”

Tapi gak penyerangan gak selalu berhasil. Mereka butuh 10 tahun worth of on and off war campaign to finally ransack the city.

So there u have it.

Gua capek2 nulis cerita boring ini supaya gak ada yg kecele akan the true value of history contained within. Tragedi epic terbesar bagi orang yang suka sejarah spt gua adl film braveheart yang cukup melenceng dari kenyataan sejarahnya.

That’s why I wrote this.

source:
- National Geographic (web site)
- The Hinge Factor (book)

Have a nice weekend y’all
rgds.

Post to Twitter Tweet This Post