
Sebagai seorang orang tua, gue selalu waspada untuk tidak terlalu gelap mata kepada anak. Dalam konteks gak terlalu silau membanggakan kelebihannya sehingga tidak mampu melihat kekurangannya. Karena gelap mata itu akan membuat orang tua puas dan tidak mempush sang anak untuk mengembangkan potensinya.
Tapi memang di umur 5 tahun ini ada beberapa hal dari Alde yang menonjol yang gue gak tidak bisa abaikan karena memang pantas dihargai. Dan syukur lah lebih banyak dari yang kekurangannya sebagai anak kecil.
Kelebihan:
1. Sudah bisa berenang. Tidak hanya itu, dia sudah bisa berenang jarak jauh. Sudah dapat menempuh jarak lebar dari kolam renang di apartemen (dan percayalah, itu jauh untuk anak semuruan dia). Berangkat dari kenyataan bahwa Alde Asma, gue dan istri lantas commit unutk memastkkan Alde berenang minimal 2 x seminggu. Rezim gue cukup keras dan methodical. Dalam setiap session, Alde harus
+ berenang dengan jaket pelampung
+ tahan nafas 10 detik x 10 kali.
+ berenang tanpa pelampung 3 meter x 6 trip.
Berenang dengan jaket pelampung tadinya sesuatu yang mengerikan bagi dia. Sampe nangis-nangis. Tapi secara gue Hitler, gue marahin dan gue jelaskan ke dia bahwa dia harus melakukan ini, kalau nggak, dia akan sakit. Akhirnya dia mulai berenang sendiri. Belakngan dia sering bolak-balik di kolam renang itu registering no less than 200 metres per swim.
Tahan nafas juga tadinya nangis-nangis. Kembali Hitler bicara dan gue tekankan pada dia bahwa ini berguna untuk dia. Sekarang udah bgak takut mencelupkan kepalanya sendiri ke dalam air dan rekor terlama dia tahan nafas adalah pas 20 detik. Not bad.
Suatu hari gue menuntut dia untuk melepas jaketnya dan mencoba berenang. Kali ini dia gak nangis dan dicoba 50 senti meter. Lama-lama 1 meter. Lama-lama 2 meter. Akhirnya 3 meter x 6 per session. Terakhir, dia menunjukkan kebolehannya.
“Pak, Alde mau berenang ke sana.” Tunjuk dia jauh ke width end of the pool.
“Ngg… OK.” Gue aja gak yain dia bisa. Tapi satu hal yang paling berharga dalam pengalaman hidup seorang anak adalah ketika dia memutuskan untuk menantang dirinya sendiri. Parents can push children to the limit, but there is nothing kliek children pushing themselves to the limit. “OK A, silahkan.”
And he did. Gak pake resting. Gak pake pegang badan gue sedetik pun. Purely swimming by his own muscles and mind.
2. Tidak pernah memukul adiknya. Ketika adiknya memukul Alde, Alde hanya menutupi mukanya. Di umur dia, patut dipuji bahwa dia sudah memiliki kedewasaan untuk tidak membalas pukulan adik. Ada satu contoh yang paling mengena untuk gue sebagai bapak. Kita adalah orang tua yang berusaha menunjukkan keadilan pada anak-anak. Jangan hanya karena Arza masih bayi, lantas semua kesalahan yang dia buat tidak apa-apa. Ini merusak sang anak dan juga merusak siblingnya. Suatu malam ketika Arza memukul Alde, Arzanya gue marahin.
“Arza! Jangan pukul Aa’. Liat, Aa’ aja gak pernah mukul Arza. Dikeluarga ini gak ada yang mukul-mukul.” Perlakuan ini penting karena memberikan 2 hal:
Pertama, menunjukkan keadilan pada si sulung. Seorang anak akan merasa tidak adil ketika si adik selalu mendapat kartu ‘biarin aja namanya juga anak kecil’. Secara psikologis, ini men-demotivasi sang kakak.
Kedua, mengajarkan nilai sedini mungkin ke si bungsu bahwa kita semua, termasuk kakaknya, memegang sebuah nilai. Dan nilai itu adalah tidak memukul orang.
Yang membua gue kaget di malam itu adalah, segera setelah gue ngomong gitu, Alde memotong.
“Pak, Arza takut. Bapak jangan marah-marah lagi ya.” Sambil ngelus kaki adiknya.
I can’t believe my ears. Anak ini baru dipukul adiknya. Dia bisa bales, tapi memilih tidak. Dia bisa diam membiarkan adiknya dimarahin, tapi dia masih juga bela. Gue belum pernah ngeliat ada anak seumur dia dengan perilaku seperti itu.
3. Perhatian ke adiknya selayaknya seorang kakak. Di titik ini, Alde memang terlihat sedikit lebih dewasa dari anak 5 tahun pada umumnya. Sering kita mendapatibahwa ketika adiknya menangis, Alde mencari mainan dan dating ke adiknya,
“Arza, ini Arza, mainan. Main yuk. Udah jangan nangis.”
Kita juga sering mendapati dia mencium sang adik saat sang adik tidur siang.
4. Perhatian orang tua. Ada kalanya Alde datang ke ibunya yang sedang santai berbaring dan bertanya,
“Mah, mamah kenapa? Mamah sakit ya? Mau dipijitin Mah?”
Pernah sekali waktu gue ketdiuran di kamar dengan kacamata di muka. Kacamatanya dia bukain.
5. Sudah bisa berhitung kecil. Gue tidak mendapati ini lebih special dari anak lain. Tapi setidaknya Alde tidak ketinggalan. Gue dan istri memang memilih untuk tidak menekan dia terlalu jauh untuk SD akselerasi lah etc etc. Akana da masanya untuk itu. Yang kita ingin adalah dia memiliki masa kecil yang seimbang antara bermain dan belajar.
6. Alde sudah masuk ke 3 TK. Satu di SIngapura dan 2 di Indonesia. Di Singapura, sang guru specifically bilang bahwa Alde adalah favorit dia. Dia tidak bilag karena pintar, api karena ramah dan senang membantu. Di TK pertama di Indonesia, anak-anak kelas masih sering menanyakan “Alde mana?” sampai beberapa minggu setelah Alde keluar dari TK itu.
Kekurangan:
1. Susah belajar. Dia memiliki attention time span yang sangat pendek. Akibatnya semua materi pekajaran yang diajarkan harus diajarkan lebih lama. At times, ini sangat frustrating. Tapi sebagai orang tua kita harus mencari cara untuk metulkan ini. Juga harus lebih banyak sabar.
2. Susah makan sayur. Mungkin karena melihat bapaknya yang gak suka makan sayur.
3. Kalo gue perhatikan, ada beberapa anak yang mampu menginterpretasikan khayalan mereka ke dalam gambar dengan lebih jelas dan lebih proporsional dan perspektif yang lebih baik.
All in all, setelah 5 tahun, kita melihat Alde sebagai anak yang memiliki EQ yang tinggi. Sementara untuk IQ, kita masih ada beberapa PR di sana. Personally I cannot be more satisfied. Kesuksesan seseorang bergantung dari kedua EQ dan IQnya. Fondasi yang kuat sudah terlihat di aspek EQ dan kita berdua sebagai orang tua bahagia. Alde tidak pernah menjadi masalah bagi anak-anak lain.
Untuk ulang tahun Alde yang ke lima ini, gue punya banyak wish. Tapi wish yang paling besar justru wish kepada diri gue sendir (meski ini ulang tahun dia).
Kesuksesan seseorang bergantung dari personality mereka.
Personality mereka bergantung dari didikan dam perlakuan yang mereka terima dari orang tua dan lingkungan.
I hope to be a good example and a good teacher to my children.



Happy birthday Aldebaran. Your father is fantastically funny.
Happy Birthday ya aa Alde
.
Tambah pinter dan sayang sama ade Arza ya,sama mama ninit dan bapak juga tentunya..
happy birthday Alde..panjang umur dan sehat selalu yah
Ya Allah, terharu banget baca post ini.
Happy Birthday ya Alde, semoga bisa makin baik dan baik lagi..
Alde keren… serius. keren. Emmm kalau ga salah ada itungannya deh.. anak umur berapa harus kosentrasi berapa lama. Dan anak gw termasuk yang ga bisa kosentrasi lama karena there is something wrong with his syaraf-syaraf. Kita juga baru tau setelah ke psikolog.
….terharu saya baca postingan ini… jadi pingin punya anak (cari istri dulu oi!)
..brebes mili..terharu baca bagian alde bela adiknya.
Happy Birthday alde sehat selalu dan panjang umur..always be a good boy :*
Gak kerasa ya sudah lima tahun. Dulu waktu lahirannya aku ikut nyelametin. ^__^
Setiap anak memang spesial ya, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang terpenting adalah kita sbg orang tua terus mendukungnya no matter how he/she is.
met ulang tahun Aldebaran,,,,,
terharu baca soal alde yang bela adeknya :’)
happy bithday aldebaran…
mau sedikit sharing…
soal susah belajarnya aldebaran… kalo baca ceritamu tentang aldebaran kayaknya sulit dibayangkan kalo dia susah belajar. alde butuh motivasi. disini (di eropa) anak2 sepanjang sekolah dasar, hampir gak pernah ada pe-er. kenapa? karena tugas utama mereka adalah bermain. tepatnya sambil bermain, sambil belajar. anak kami 5,5 tahun. kalo belajar dgn cara ‘”indonesia” biasanya gak sukses. tapi kalo belajarnya sambil main2. langsung masuk. hehehehe… mungkin bisa dicoba sama aa alde.
aku baca ceritamu sungguh terharu dan bangga akan alde. karena itu: selamat juga untuk adit en ninit!
salam…
alde kerrrreeeeennnn
Selamat ulang tahun Alde, makin gede kayaknya makin mirip Bapaknya nih… Feliz cumpleanos
congrat u mamah dan Bapaknya,share terus ya kang insya a bermanfaat utk ortu yg lain (pun anak juga 2 sami pameget sadaya 7 dan 11 tahun)
jd ortu mmg gak ada sekolahnya,setiap saat kita terus belajar…agar memberi yg terbaik utk mereka
Selamat ultah buat Alde, moga jadi anak sholeh kebanggaan ayah n ibu, aamiin.
btw sebuah blog buat Mas Adhit, cekidot ya Mas:
http://nawhi.multiply.com/journal/item/833/Lomba_Me_and_My_Idol_Belajar_Dari_Mas_Adhit
happy belated birthday aldeeee, jadi inget postingan bapakmu waktu kamu baru lahir.
tetep jadi bintang terang yang ganteng ya A :*
Hp bday alde, wish your father’s willingness Will be realize.
Amin
Selamat Ultah buat Alde, semoga dengan ketegasan dan persisten ulet mendidiknya tidak lupa untuk terus mengimbanginya dengan kasih layaknya seorang bapak.. yang kadang kita terpaku pada didikan keras-at-all-time..
Buat saya yang kini sudah satu-atap, saya harus mulai belajar lagi bagaimana meraih mereka dengan kelembutan seorang ayah, yang mana peran ‘polisi rumah tanga’ selalu dijabat oleh si Idung pesek itu… sampai pada satu tahap nanti itu diserahkan kembali…
Trusting that this finds you well… I know for sure that you are going to make one-great-dad
Hugs from all of us in Kuwait…
[...] Last but not least, tulisan yang menarik dari yang jualan buku diatas, suamigila tentang 5-year-old Aldebaran. [...]
coba teknik Pomodoro, mas. 25 menit saja untuk belajar, 5 menit istirahat. begitu lagi terus.
referensi: http://en.wikipedia.org/wiki/Pomodoro_Technique
happy brithdays aldebaran ikh..ganteng deh kamu semoga makin ganteng dan soleh ya *cubit” pipinya
selamat ulang tahun yah…
Happy birthday Alde… hm, baru sadar kalo kita punya tanggal lahir yang sama, Alde..
Wish U all the best..
Tapi satu hal yang paling berharga dalam pengalaman hidup seorang anak adalah ketika dia memutuskan untuk menantang dirinya sendiri. Parents can push children to the limit, but there is nothing kliek children pushing themselves to the limit –> i like this one!!
Btw, dari pertama liat Aa’ Alde, dia keliatan imut2 tapi dewasa :p Setelah baca cerita ‘dipukul adik’ ‘offering pijat mamah’, ataupun ‘kacamata bapak’ kedewasaannya Alde ternyata beneran, dan bener2 bikin proud ya?! Salut untuk didikan orangtua yang baik dan bisa menghasilkan kedewasaan di umur Alde
terharu bacanya.
semoga akhlaknya seganteng wajahnya.
Saat Alde dewasa kelak, dia akan bangga dan terharu mendapati tulisan ini. Mas Adit, anda sungguh ayah yang hebat.
happy b’day Aa
nama anaknya keren banget aldebaran, top markotop
Happy b’day to alde..*walopun telat bgt yahh*
Terharu bgt pas baca yg alde negur papany krn marahin arza..
Semoga jd anak yg soleh y alde..dn terlebih lg kagum sm kedua org tua mu nak..