Mengapa Islam Turun di Timur Tengah

Beberapa jam sebelum posting ini ditulis, gue sempat berkomentar tentang alasan kenapa turun di timur tengah (timteng). Gue memang selalu tertarik dengan kenapa dna kenapa, apalagi untuk agama gue karena itu adalah cara gue dan beberapa orang memerdalam keyakinan. Referensi dari tulisan ini adalah buku yang fenomenal, Guns, Germs and Steel dari Jared Diamond.

Out Of Africa – Ratusan Ribu Tahun Yang lalu

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita harus menjadi penganut teori out of Africa. Sebagian orang percaya ini dan ini juga make sense bagi orang muslim dengan teori nabi Adam ASnya.

Teori Out of Africa lengkapnya dapat dibaca di sini. Ini adalah sebuah teori di mana kita percaya bahwa setelah berevolusi dari kera, ada spesies humanoid yang menjadi cikal manusia. Dalam bahasa yang simple (karena pembaca blog ini, sama dengan gue, bukan PHD di genetika) genetika (mitokondria) dia dilambangkan dengan L1 (Bukan L-men ya).

Si Aki L1 ini pergi sampai ke timteng dan barulah di timteng dia dan anak cucunya memiliki kemampuan untuk pergi dengan cabang yang sangat banyak. tentunya migrasi ini tidak berjalan 2 hari namun ratusan ribu tahun. yang menarik di sini adalah, kenapa di timteng mereka baru mampi untuk berkelana?

Kebetulan juga, kenapa 3 agama Samawi, lahir di timteng juga. yahudi, nasrani dan Islam. Kenapa 25 rasul utama dalam Islam semuanya berasal dari timteng juga?

Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dalam buku itu.

1. Tanah yang subur

Oleh Aki L1 dan teman-temannya, Timteng adalah daerah subur pertama yang mereka dapat temukan. delta sungai Eufrat dan Sungai Tigris memberikan lembah yang subur dan aki L1 dan teman-temannya menjadi sadar bahwa daripada capek berburu hewan yang juntrungannya ga jelas, tanah ini cukup subur untuk ditanami sesuatu. tanah ini begitu subur sampai manusia purba jaman dulu yang gak ngerti pupuk dan sistem penanaman pun sadar bahwa jiak dia menanam sesuatu dan menunggu, pasti tumbuh.

Dengan bantuan tanah yang subur, keturunan aki L1 menjadi petani-petani pertama di dunia.

2. Pertanian yang Mengubah Segalanya

Nenek moyang kita mengalami perubahan pola hidup yang sangat dahsyat ketika mereka memutuskan untuk bertani.

Pertama, bertani membuat populasi mereka bertambah drastis. ketika berburu, mereka dimakan macan, mati dalam perburuan, nyangkut di pohon etc etc. Tingkat mortalitas cukup tinggi. Dengan bertani tiba-tiba 1 orang petani dapat memberi makan 20 orang dengan gandumnya. Tiba-tiba 20 orang itu tidak memiliki resiko meninggal dan bahkan mereka menganggur.

Kedua, bertani membentuk masyarakat yang lebih kompleks. dengan 19 orang menganggur, 2 dari mereka bisa menjadi tukang kayu. 3 dari mereka menjadi tukang batu. 1 tetap menjadi kepala suku. 4 menjadi peternak. Tiba-tiba sebuah masyarakat timbul. yaitu sekelompok manusia yang memiliki keahlian yang berbeda dan melakukan transaksi ekonomi.

“Buatkan saya rumah dengan kayumu, dan saya akan berikan gandum ini.”

“Saya tukarkan dagingmu dengan 3 gelondong kayu.”

“Izinkanlah saya menghibur kalian semua dengan puisi dan lagu saya.”

Tidak hanya kegiatan ekonomi, namun bertani mengijinkan masyarakatnya menggali potensi kemanusiaan mereka dan intelejensia mereka.

“Cara bertanam ini harus kita tuliskan agar kita tidak lupa. Ini saya baru temukan bebrapa simbol untuk kita baca.”

Bentuk tulisan pertama yang tertua di dunia adalah sebuah undang-undang, kalo gak salah dari kerajaan nebucadnezar. Guess where? Itu di Mesopotamia. di mana? Timteng.

Tulisan tertua di dunia menunjukkan adanya sebuah kerajaan. Sebuah sistem masyarakat yang kompleks. Ada strata sosialnya.

Ketiga, bertani mengijinkan orang lain utnuk punya waktu beternak. Dari ternak ini mereka mendapat flu dari burung. Antrax dari sapi, cacing pita dari babi. malaria dari sapi melalui perantara nyamuk. banyak orang mati dalam prosesnya tapi aki-aki kita yang selamat memberikan anak cucunya sesuatu yang berharga. Antibodi.

Pertanian, mengubah segalanya. Pertanian, mengijinkan tumbuhnya sebuah peradaban. Dan manusia-manusia dari peradaban mulai berkelana mencari lahan lain di muka bumi seperti yang terlihat dari alur perjalanan genetika manusia.

Ini menjelaskan bagaimana peradaban manusia lahir. tapi tidak menjelaskan bagaimana manusia pertama lahir ya. Itu sih di afrika ceritanya. tapi kemudian apakah teori ini bertentangan dengan ajaran agama yahudi, nasrani dan islam akan keberadaan nabi Adam?

3. Debat tentang Adam

Jawabannya, tidak bertentangan. Ada 3 alasan dari petikan-petikan ayat kita sendiri yang mengindikasikan ini.

Pertama dari tafsir Quran, Nabi Adam AS adalah khalifah pertama di muka bumi. Bukan manusia pertama di muka bumi. kalo manusia sih mungkin si aki L1 itu.

Kedua dari tafsir Quran, dalam protes malaikat akan penciptaan nabi Adam, mereka berkata bahwa manusia kerjanya hanya membuat kerusakan di muka bumi. Bagaimana mereka tau? Malaikat tidak dapat melihat masa depan. Masa depan hanya milik Allah. Satu-satunya cara bahwa para malaikat bisa protes bahwa manusia itu hanya berbuat kerusakan di muka bumi adalah karena sudah ada bentuk humanoid di muka bumi itu yang melakukan kerusakan. Possibly kaumnya si aki L1 ini yang mencoba bertahan hidup.

Ketiga, kasus anak-anak nabi Adam AS habil dan Qabil. (Cane and Able dalam injil). Dalam ceritanya, salah satu dari mereka memberikan sesembahan pada Allah berupa binatang ternak dan salah satunya hasil kebun. Cermati kedua hasil bumi ini.

Beternak adalah domestikasi binatang yang prosesnya gak 10-20 tahu. Dibutuhkan ratusan tahun untuk manusia sadar bahwa beberapa binatang dapat didomestikasi agar tidak capek berburu. Gajah misalnya. dagingnya enak tapi punya anak 2 tahun sekali. Sekali potong, gak ada kulkas. daging sebanyak itu akan cepat busuk. Akhirnya nenek moyang kita bertahun-tahun menyeleksi beberapa hewan yang dapat diternakkan.

Bertani ilmunya juga gak datang satu hari. Dibutuhkan puluhan jika tidak ratusan atau ribuan tahun untuk manusia purba mulai sadar tumbuhan mana yang tidak bercaun, tumbuhan mana yang cepat dipanen dan tumbuhan mana bertahan hidup lama disimpan.

Keempat, mungkin ada yang bersikeras bilang, “nggak, nabi Adam adalah manusia pertama!” fine. Berarti dia turun ke bumi dan dia lah yang membawa ilmu domestikasi dan ilmu tani. karena kita semua tahu puluhan ribu tahun yang lalu sudah ada bukti masyarakat berburu. tapi 25 rasul yang ada dalam injil, taurat dan Quran, tidak ada satu pun yang pemburu. Coba baca semua kisah mereka, mereka berasal dari:

-perkampungan, perkotaan

- seorang pedagang, saudagar, petani, etc etc

Tidak ada satu pun yang berasal dari suku hunter gatherer. Kalo gitu, siapa dong masyarakat hunter gatherer ini? Kalo semua manusia berasal dari Adam, tidak  mungkin ada manusia di eropa yang masih berburu, karena anak Adam saja sudah beternak dan bertani. apalagi di eropa terdapat sapi dan hewan-hewan yang jika tidak diburu pun gampang didomestikasi. Jawabannya satu dan kembali ke statement awal. Nabi Adam adlaah khalifah pertama. Bukan manusia pertama.

Kesimpulannya, teori Out of Africa ini bukan milik orang atheis. Sebaliknya, teori Out of Africa, kenyataan bahwa manusia mulai membangun peradaban di timteng, dan bahwa islam/nasrani/yahudi yang berawal dari nabi Adam sangat saling mendukung.

Alasan Islam/Nasrani/Yahudi turun di Timur tengah

Setelah membaca paparan di atas, kita mulai punya basis untuk menjawab kenapa tiga agama samawi ini turun di timur tengah. dan bukan yang lain.

1. Sisi ateis

Orang atheis akan bilang bahwa agama dan keyakinan adalah produk dari masyarakat yang kompleks. Agama bagi orang ateis adalah buatan manusia. Kepala suku paling ganteng pun tidak akan bisa menjawab semua pertanyaan rakyatnya. kepala suku juga perlu membuat sebuah pakem yang semua orang turuti untuk satu hal: menegakkan keteraturan. dengan masyarakat yang kompleks, dibutuhkan keyakinan/agama/hukum untuk mengatur mereka semua agar tidak bentrok. Dari sinilah orang ateis bilang, agama muncul.

Kemudian timbul pertanyaan, agama dan keyakinan bisa timbul di mana saja. tapi lantas ada pertanyaan, kenapa keyakinan viking akhirnya mati dan keyakinan samawi (islam+nasrani+yahudi) lah yang mendominasi. Jawabannya gampang, by luck, orang yang menciptakan agama samawi terletak di silang dunia yang bernama timteng ini. Kita lihat peta ini:

worldmap Viking berada di ujung utara eropa. Kalo gue adalah petinggi agama viking yang ingin memastikan semua orang di dunia menganut agama viking, maka gue dan 3 orang staf gue hanya akan bisa berjalan ke selatan dan timur. Sebelum sampai Cina, gue udah mati. Jika pun diteruskan oleh anak gue, anak gue pun akan sudah mati. Gak sampe. Kejauhan.

dari kaca mata orang ateis, agama-agama samawi sangat beruntung karena agama ini lahir di timteng. Kirim 1 orang untuk jalan ke barat, ajaran mereka sampai dengan cepat ke maroko. makanya di utara Afrika, Islam semua. Kirim 1 orang utara, islam akan sampai. Bukti dari ini adalah di Semua negara pecahan Russia, mereka islam dari dulu. Uzbekistan, Kyrgistan, etc etc. suruh satu orang ke timur, pakistan, india, bangladesh bahkan sampai ke Indonesia. Suruh satu orang ke selatan, Kenya, Somalia, Afrika Selatan, semuanya ada umat Islam.

Dari kacamata umat Islam, ini bukan keberuntungan. Allah sengaja menurunkan 25 rasul di sana karena timteng adalah persimpangan jalan dari dalam pergerakan manusia dalam membangun peradaban mereka. Dan ini bukan omong kosong. Bangsa roma di 70 tahun SM sudah mulai makan ayam. ayam adalah hewan yang tadinya hanya ada di Cina. Sekarang perhatikan saja, gimana caranya ayam itu bisa lewat dari cina sampai ke Roma kalau ga lewat daerah timur tengah? timur tengah adalah mikrofon bangsa-bangsa. Bukti lain, dari ribuan tahun yang lalu bangsa Yunani sudah masyur menikmati homoseksualitas. tapi kenapa Nabi Luth diutus justru untuk menangani kota Sodom dan Gomora di timur tengah? Karena timur tengah itu corong mikrofon. “Oi, salah lubang” dan semua bangsa di kiri kanan atas bawah timur tengah akan mendengar syiar ini.

Kenapa Gue Tulis Ini

Postingan ini gue tulis untuk menjawab statement banyak orang di twitter tentang kasus Sumiati, seorang TKW yang mulutnya sampai digunting majikan. gue ngetwit:

“Kok orang arab teganya. Padahal Quran turun di sana.” maksud gue, mestinya sebagai ground zero untuk agama Islam, mereka haus menjadi panutan bagaimana syariah ditegakkan.

Jawaban banyak orang adalah:

“Quran dan 25 rasul sampai harus turun di sana karena bangsa arab (pra-Muhammad) paling bar-bar/sadis/jahiliyah.”

Gue rada ga setuju dengan ini. Turunnya Islam, nasrani dan yahudi di timur tengah bukan karena mereka barbar. Di Roma dan Yunani ribuan tahun dan ratusan tahun yang lalu perbudakan tidak kalah bengisnya. Buktinya, umat nasrani di 40 AD, 40 tahun pertama meninggalnya nabi Isa, menjadi santapan singa dan ditonton di arena gladiator.  Untuk orang arab gue punya pengamatan yang lain kenapa mereka sepertinya memandang bahwa menyiksa manusia lain itu halal hukumnya. tapi itu postingan lain lah.

Oke deh udah jam 2 pagi. Gue tidur dulu.

40 responses to “Mengapa Islam Turun di Timur Tengah”

  1. aris says:

    wah postingan mantab bung adit…cukup inspiratif dan membukan wawasan, plg ga menimbulkan rasa penasaran soal out of africa theory itu..

  2. pipitta says:

    wow.. postingan yang keren banget :)
    ditunggu postingan berikut: kenapa orang arab memandang menyiksa itu halal.. apakah karena menganggap TKI sama aja ama budak, dan karenanya boleh diperlakukan sesukanya??

  3. ifa says:

    Mantap nih. Ijin copas di pesbuk ya mas. Thenkyu :)

  4. way obi says:

    when i read this :
    Bukti lain, dari ribuan tahun yang lalu bangsa Yunani sudah masyur menikmati homoseksualitas. tapi kenapa Nabi Luth diutus justru untuk menangani kota Sodom dan Gomora di timur tengah? Karena timur tengah itu corong mikrofon. “Oi, salah lubang” dan semua bangsa di kiri kanan atas bawah timur tengah akan mendengar syiar ini.

    #hwaHaha ; LOL .. cant stop laugh.
    If syiar agama dan pelajaran sejarah bisa seringan & se-Fun ini.

  5. [...] This post was mentioned on Twitter by Keko Tanjung, Hendra Saputra. Hendra Saputra said: Baca deh, interesting story. What do you think? http://suamigila.com/2010/11/18/mengapa-islam-turun-di-timur-tengah/ I tend to agree [...]

  6. Luluk says:

    TOP banget tulisan lo ini Dit…Menarik banget sebenarnya Islam dan Qur’an kalo dianalisa make otak, bukan make mulut, bahasa arab dan modal ngapal doang :-)
    Btw, tulisan lo sejalan sama tulisan lo yg dulu ttg bukunya Jared Diamond. Jadi pengen baca lg buku itu…
    Keep writing Dit…Makasih banyak ya. Tetep semangat nulis Dit!

  7. Devitrie says:

    Wow… analisanya oks banget mas.. Membuka cakrawala berpikir tentang TimTeng dan segala sejarahnya. Nice post!!!

  8. Menurut saya apa yg dikatakan (yg du tulis) kok sangat jauh dari apa yg saya pahami. Yg saya pahami tidak demikian, tetapi tidak apa-apa, memang setiap manusia itu tidak ada yg sama, termasuk kemampuannya dalam menggunakan AKAL. Yg penting kita tetap ber IMAN. Ok sobat berkarya terus jangan patah semangat, semoga kita selalu dapat perlindungan dan rahmat serta hidayah dari Allah SWT, amin.

  9. Setelah membaca postingan ini… timbul pertanyaan di benak saya.

    1. Kalo memang manusia pertama bukan Adam, kenapa serepot itu Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam?

    2. Kalo memang manusia pertama bukan Adam dan Istrinya, Hawa, kenapa Allah menciptakan anak-anak mereka yang kembar dan memerintahkan mereka menikahkan anak-anak mereka?

  10. Bosal says:

    Hey thanks for yet another very interesting post. Where do you get your inspiration for all this :|? – Bosal

  11. desi says:

    ijin share ya mas adit :)

  12. om dimul,postingan2nya di link ke Facebook donk biar bisa langsung di share,saya suka gaya tulisan om dimul walopun bahasannya berat tp disampaikan dengan ringan… : )

  13. Tahir says:

    Dan jangan lupa. Sebenarnya nabi dan rasul itu ratusan ribu jumlahnya. Hanya yang disebutkan dalam Al-Quran cuma 25 saja.
    Setuju 100 % bahwa Adam a.s adalah khalifah pertama di bumi, bukan manusia pertama. Karena menurut hemat saya ayat2 dalam Al-Quran sejalan dengan akal dan ilmu pengetahuan. Ayat2 Al-Quran itu memiliki makna yang dalam lho, ga bisa ditafsirkan secara harfiah begitu saja.

    Salam kenal pak Adhitya. Postingannya keren banget.

  14. tiffa says:

    kang, keren pisan. mantaplah.
    punten bade nga-link dina blog abdi, haturnuhun sateuacanna.

  15. ajeng says:

    Allah emang keren pisan,, ngerancang ‘strategi’ ini dg detail ^^

  16. ajeng says:

    tapi sy lebih mantap dgn pemahaman yg ini: nabi adam manusia pertama yg diciptakan Allah. ini jelas2 ada penjelasannya dalam Al Qur’an yg pasti benar karena itu firman Allah SWT.

    Teori ataupun hipotesa yg asalnya dari logika manusia bisa aja salah. Karena toh orang yg bikin teori atau hipotesa itu gak lahir di jaman dahulu kala itu dan gak ngelihat langsung dgn mata kepalanya sendiri :)

    Wallahu’alam

  17. venessa says:

    saya akan selalu tunggu tulisan-tulisan bang adit berikutnya. Sangat membuka wawasan ;)

  18. rime says:

    wah, top markotop euy… baru kali ini saya nemu penulis religius yang percaya evolusi dan bisa membedakan penciptaan dengan “penciptaan”

    btw kang Adit, manusia itu tidak berevolusi dari kera. manusia dan kera punya jalur evolusi yang berbeda walaupun nenek moyangnya sama.

  19. Fida says:

    bener juga itu pertanyaannya mas pipin fitriadi diatas patut di dengarkan, sebagai acuan.. apakah adam manusia pertama atau bukan???

    diluar ia manusia pertama atau bukan, yang pasti pembahasan itu tidak ada sangkut pautnya dengan timbangan amal kita. Yang penting kita jalanin aja apa yang udah pasti disuruh… dan untuk yang udah pasti dilarang? jgnpikir panjang.. segera hindari.

  20. perempuanbernamaeko says:

    ada lanjutannya?? mana?

  21. MoHawK says:

    “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya.” (Al-Baqarah 30)

    eniwei.. ayat yang jelas-jelas mengatakan adam sebagai manusia pertama di ayat apa ya? ada yang tau gak? yang ketemu baru yang mengatakan adam adalah khalifah..
    cendol menyusul gan.. HAHAHA..

  22. MoHawK says:

    Oh iya.. ada lagi yang menarik untuk dibahas tentang Adam..
    ringan saja.. tentang bahasa..
    jika memang Adam adalah manusia pertama, dan anak-anaknya yang menyebar menjadi semua bangsa yang ada di bumi ini, kenapa ada banyak bahasa ya? kalau Adam berbahasa jawa misalnya, maka anak-anaknya juga berbahasa jawa tho? trus pindah ke benua lain dan beranak pinak disana, tentunya mereka berbahasa jawa juga tho?

    .. just my 2 cents ..

  23. Budhi says:

    Postingan yang menarik dan menggugah ( ciyeee :p) , btw buat temen2 bisa menambah referensi bahasan ini dgn membaca buku karangan Agus Mustofa judulnya ” Ternyata Adam Dilahirkan” dan juga buku2 lainnya..Insya Allah menambah ilmu tentang Islam dan Al-Quran. Hade pisan lah Kang Adit =)

  24. theo says:

    mas, di injil tidak ada kain dan habel. kalau alkitabnya sih ada. just FYI. salam.

  25. shanty says:

    ijin share yaa..^^..

  26. pencari_tuhan says:

    Kenapa Tuhan bisa nyiptain/ngijinin banyak agama yah? (sampe ngirim nabi banyak banget–ajarannya beda-beda)
    Jadi bingung n ribet mau milih yang mana.
    Boleh minta saran dong mas Adhit?

    Pilihan (pilih salah satu):
    1. Yahudi?
    2. Kristen?
    3. Islam?
    4. Percaya Tuhan-Gak Percaya Agama?
    5. Percaya Agama-Gak Percaya Tuhan?
    6. Percaya Tuhan-Masih mencari agama yang pas?
    7. Ingin percaya-Gak Bisa Percaya?
    8. Masih Mencari Tuhan sampai saat ini.

    Kalo aku sih, kayaknya cenderung ke no-8 mas. Alasannya, saya percaya akan keberadaan Tuhan 99%, namun entah kenapa saya sepertinya masih ingin prove yang “lebih”. Yang–jujur saja–gak saya temukan dalam agama apapun di dunia.

    Pertanyaan saya adalah: apakah saya ini atheis? (note: saya percaya keberadaan tuhan-saya ingin bukti lebih lanjut).

    Bai de wei, tulisannya bagus banget mas Adhit, salut saya. Kasih jempol dah.

  27. koran pagi says:

    wah, yang gue tau manusia pertama itu nabi Adam AS… mungkin malaikat berkata demikian karena melihat tingkahnya kera kali bukan melihat manusia karena NAbi Adam manusia pertama…

  28. resti says:

    @pipin fitriadi. Dalam Quran tak disebutkan Hawa diciptakan dari tulang rusuk adam. penciptaan dari tulang tulang rusuk ada di dalam taurat. Cek kembali, benarkan Al quran mengisahkan bahwa seluruh anak2 nabi adam kembar dan mereka harus menikahkan dengan saling silang? bukannya itu malah jadi incest? Kalo incest, maka silsilah nabi Adam AS tidak akan pernah sampai ke Muhammad SAW. Karena Incest akan membuat keturunan kita punah. Banyak kisah yang kita terima selama ini hanyalah legenda atau mitos yang sumbernya tidak jelas, namun kemudian jadi pegangan seolah2 itu datang dari kitab suci. Karena kita sendiri kurang mempelajari Alquran.

  29. Untuk orang arab gue punya pengamatan yang lain kenapa mereka sepertinya memandang bahwa menyiksa manusia lain itu halal hukumnya. tapi itu postingan lain lah.

    ditunggu bgt postingan tersebut :D

    salam kenal!

  30. FIRMAN says:

    ALLAH YANG MAHA TAHU DARI SETIAP YANG DICIPTKANNYA DI ALAM SEMESTA INI, MANUSIA HANYA MAMPU MENGANALISA CIPTAAN NYA DAN BELUM TENTU KEBENARANYA. MENURUT SAYA NABI ADAMLAH MANUSIA YANG PERTAMA DI BUMI INI, UNTUK MENJADI KHALIFAH DI MUKA BUMI INI. DAN DICIPTAKAN NYA SITI HAWA AGAR DAPAT BERKEMBANG BIAK DAN SETIAP APAPUN YANG DI LAKUKAN SEORANG NABI SELALU ATAS PETUNJUK ALLAH.

  31. Choirun Niswah says:

    Mantap banget tulisannya, Saya setuju Adam bukan manusia pertama , tapi beliau adalah manusia pertama modern, (Homo Sapiens). Sedangkan sebelum Adam sudah ada makhluk yang mendiami bumi, tapi makhluk itu adalah manusia kera, setengah manusia setengah kera.

  32. dzulkifli alhasby says:

    mantaap bang….
    lanjutkan…

  33. ya, namun kita sebagai islam harus meyakini bahwa nabi adam adalah manusia yang pertama di ciptakan ,,sebab kita yang pemeluk agam islam berpegang kepada Alq’uran,dan sunnah rasul swa,(muhammad)kalau tentang adanya sebuah peradapan sebelum adanya nabi muhammad ,kenapa ada sebuah perjanjian bahwa kita harus yakin adanya nabi adam yang pertama di dunia ,,
    dan kenapa sang pencipta alam Allah Swt, tidak memasukkan dalam sebuah firmanya tentang adanya manusia sebelum turunya nabi adam ,otlong jelaskan juga,,ini yang pastinya hanya membuat kehancuran bagi yang tidak bisa memahami tentang dirinya sendiri,,nst,,

  34. dddd says:

    hahahaha agama itu hanya simbol saja menurutku dan fahamku.yg pnting percaya adanya tuhan n kita berbuat baik aj.toh nyatanya banyak orng atheis yg lebih baik dr pada orng yg memeluk agama.hahahah.doktrin agama dan paham extreme aj yg menafsirkan agama itu secara berlebihan.

  35. kenzhie says:

    kubaca dan ku setuju dengan tulisannya mas..
    banyak pertanyaan yang sampai saat ini yang tidak bisa dijawab oleh orang yang paham agama. dan ketidak bisaan mereka menjawab lalu dialihkan semua itu hanya kuasa ALLAH.. dan banyak pertanyaan yang belum terselesaikan jika ada yang berkenan untuk menjawab dan mendebat pendapat saya silakan add fb saya.. [email protected]

  36. aixiao61 says:

    maaf sebelumnya. saya numpang berpwndapat. kalau menurut saya adam adalah manusia pertama dibumi. erkait ayat ini “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada
    Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan
    seorang khalifah di bumi”. Mereka bertanya
    (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan
    berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami)
    hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan
    membuat bencana dan menumpahkan darah
    (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa
    bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-
    Mu?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku
    mengetahui akan apa yang kamu tidak
    mengetahuinya.” di dalam tafris al jalalain dikatakan bahwa sebelum nabi adam itu bukanlah manusia melainkan ABULJAN yakni sejenis kaum para jin. sehubungan dengan terjadi kerusakan akibat sikap Abuljan ini allah memerintah malaikat untuk memberantas semua abuljan dimuka bumi.
    wallahua’lam….. :-)

Leave a reply