Sabtu kemarin gue dan istri nonton acara “Uya Emang Kuya”. Ini adalah acara di mana Uya dengan jailnya menghipnotis orang dan di sana keluar lah kejujuran-kejujuran yang sebaiknya gak banyak orang tau. Biasanya gue annoyed dengan acara ini karena busuk-busuknya orang suka keluar tanpa perlu.
Tapi episode di Sabtu tanggal 6 Maret kemaren sangat menggugah. jadi korban Uya kali ini adalah seorang wanita berumur 35 bernama mbak Heni. Wanita ini sungguh riang dan bordering kocak dan very-very unassumming. Setidaknya sampai dia dihipnotis.
Ketika Mbak Heni ini dihipnotis oleh Uya baru lah ketauan bahwa dia sebenernya sangat sedih dan sangat merasa bersalah.
“Udah nikah belum?”
“Udah.”
“Suaminya mana kok ke sini sendiri?”
“Saya gak punya suami.”
“Lha, katanya udah nikah?”
“Suami saya meninggal.”
“Berapa lama?”
“4 bulan yang lalu.”
“Sakit apa mbak?”
“Sakit jantung.”
“Udah berapa lama?”
“Dari tahun 2002 dia sakit jantung. Jadinya gak bisa kerja. Jadinya saya yang harus kerja support dia dan kedua anak.”
“Masih sedih gak Mbak?”
“Masih. Saya ngerasa bersalah.”
“Lho kenapa?”
“Soalnya saya pernah ngerasa capek banget. Capek banget kerja. Sampe saya doa agar dia diambil aja sama Yang Maha Kuasa. Abisnya saya udah gak kuat sama cobaan ini. Kemudian suami saya kondisi membaik. Tapi kenapa justru pas dia udah membaik malah dia dipanggil berpulang.” Di sini mbak heni nangis. Gue baru nyadar bahwa orang dihipnotis masih bisa nangis.
“Kejadiannya gimana?”
“Kita lagi makan malem. Dia pergi ke dapur dan tiba-tiba aja serangan jantung. Jatuh. Saya teriak-teriak minta tolong. Tapi dia sudah berpulang.”
“Anak-anak gimana?”
“Keliatannya sih baik-baik aja tapi mungkin aja mendem perasaan seperti saya.”
“Kalo mbak hobinya apa?”
“Nyanyi.”
“Ada lagu favorit mbak?”
“Takkan Tergantinya Marcell. ”
“kenapoa?”
“Karena jadi inget suami saya.”
“Coba nyanyi Mbak.”
Kemudian Mbak Heni nyanyi lagu itu. Dan sambil nangis.
“Tangannya kenapa mbak?”
“Kecelakaan motor.”
“Kapan?”
“Dua bulan yang lalu.”
“Kejadiannya gimana?”
“Diserempet Mikorlet terus gak inget lagi.”
“Lha kok gak inget?”
“Soalnya amnesia. Sampe 3 hari.”
“Wah parah dong. Gimana bisa sembuh Mbak?”
“Waktu di rumah sakit, saya ngeliat suami saya. Dia bilang, mamah jangan sakit. Kasian anak-anak gak ada yang ngerawat. Abis itu saya bangun. Rasanya seperti mimpi tapi saya gak yakin itu mimpi atau bukan.”
Abis itu Uya ngebaik-baikin Mbak Heni dan membangunkan dia. Ketika bangun, Mbak Heni cengar-cengir.
“Wah saya diapain Mas? hehehe, hehehe, hehehe.”
Gue gak bisa percaya sama wanita ini. Ketika dia sadar dia memasang muka yang berani dan tenang padahal masa lalu dia dan hati dia penuh dengan cobaan-cobaan yang menghantam kiri-kanan. Di tinggal suami dengan 2 bocah. Cari uang sana-sini pake motor pula. Sampe kecelakaan. Benar-benar wanita yang tegar.
Bagi gue, Mbak Heni adalah manusia-manusia tegar yang lewat di depan mata kita, yang memapas dengan motor di samping mobil kita. Yang berdiri depan mobil kita di sebuah lampu merah. Yang kita papas saat berteduh di kolong jembatan saat hujan. Yang mungkin rebutan baju sama kita saat belanja di sebuah ITC. Yang mungkin menjual laptop di toko sebelah. Mbak Heni adalah 1 dari manusia-manusia tegar yang memasang muka ikhlas dan riang menghadapi hidup. Air mukanya ringan, tidak membebani mereka yang menatap muka itu.
Bagi gue, Mbak Heni membuat gue merasa kecil. Gue gak mungkin bisa seriang itu jika diberi cobaan yang sama. Mbak Heni membuat letih gue hilang. Ribuan orang seperti mbak Heni menerima cobaan yang lebih berat dari gue. Tidak pada tempatnya bagi gue untuk mengeluh, berkeluh kesah atau bahkan menyerah.
Gue coba google mbak Heni ini kemarin, gak ada yang nulis tentang dia sama sekali. Makanya gue tulis posting ini. Untuk Mbak Heni di luar sana, terima kasih ya Mbak. Sosok pribadi Mbak menjadi panutan saya. Terima kasih sudah mau dirinya ditayangkan di TV nasional dan menjadi inspirasi saya dan mungkin orang lain.
Jabat Erat untuk Mbak.
TAk Akan Terganti – Kahitna
Telah Lama Sendiri Dalam Langkah Sepi Tak Pernah Kukira Bahwa Akhirnya Tiada Dirimu Disisiku (chorus) Meski Waktu Datang Dan Berlalu Sampai Kau Tiada Bertahan Semua Takkan Mampu Mengubahku Hanyalah Kau Yang Ada Direlungku Hanyalah Dirimu Mampu Membuatku Jatuh Dan Mencinta Kau Bukan Hanya Sekedar Indah Kau Tak Akan Terganti Tak Pernah Kuduga Bahwa Akhirnya Tergugat Janjimu Dan Janjiku (chorus 2x) Meski Waktu Datang Dan Berlalu Sampai Kau Tiada Bertahan Semua Takkan Mampu Mengubahku Hanyalah Kau Yang Ada Direlungku Hanyalah Dirimu Mampu Membuatku Jatuh Dan Mencinta Kau Bukan Hanya Sekedar Indah Kau Tak Akan Terganti Kau Tak Akan Terganti
No related posts.



nice ya tau banyak org lebih apes ktimbang kita. gue jg lg nyoba bangkit. dr kehilangan separuh hati, jiwa dan hidup gue, Ibu. sampe gue lupa kalo gue punya suami yg tersungkur2 ngibur gue dgn seember aer matanya
nais post bang
jadi ingat scene” di American Beauty
bagaimanapun hidup memperlakukan kita, we just have to stay smile and happy…
**mewek bacanya**
duh, gue sering nganggep remeh nih acara, ga nyangka ada hikmah tersendiri didalemnya..
bacaan yang sangat baik dipagi hari sebelum kerja..nice post kang adit..
yip yip,, tau g knpa stiap kjadian yang terjadi slalu ada hikmah nya,,,
karna Tuhan tu super duper jenius,,,,,
salut bwd mbak heni
wah mas, emang belum tau ya kalau acara uya emang kuya cuma skenario aja?
udah banyak yang ngaku tuh mas pemainnya di kaskus
search aja di kaskus.us
saya sampai menitikkan air mata……rasanya belum ada apa2nya dibanding dia….harus lebih banyak bersyukur. teriamkasih sudah mengingatkan ya mas
izin share di FB boleh gak? nanti saya cantumkan sumbernya
saya sampai menitikkan air mata……rasanya belum ada apa2nya dibanding dia….harus lebih banyak bersyukur. teriamakasih sudah mengingatkan ya mas
izin share di FB boleh gak? nanti saya cantumkan sumbernya
beneran atau cuma karangan, bagaimana pun episode ini bisa menyentuh hati dan menjadi inspirasi.
nice.
terimakasi pak adit sudah diposting.
setujuh sama yg diatas gw..
Makasih Dit, postingnya menyentuh hati. Mengeluh dan pasang tampang butek memang hal paling gampang kalau lg punya masalah sampe lupa klo di luar sana yg punya masalah 100 kali lebih berat juga banyak. Jangan sampai deh kita lupa syukur nikmat:-)
ANDA SUDAH SPRTI ITU,SUMI ANDA,BAIK IKUTAN KT CR PLANNGAN UNTUK MLANJUTKAN HIDUP
sedih banget baca nya..tapi selalu inget,there is one saying said, the people who appear strongest are the people who need help the most..
*berdoa buat mbak heni*
saya yakin banyak mbak heni mbak heni lain di luar sana, tetap tersenyum dan melangkah walopun sebenernya pilu & memikul beban berat..
bagus yaa..saya suka males nonton uya kuya..krn srg ga penting. mgkn aja sih itu sudah diskenarioin (hampir smua reality show pake skrip n skenario). tp klo skenarionya kyk gini kan bagooosss…bs menginspirasi org lain. mksih ya sharenya!
yg tadi malem juga inspiring banget, uya ngehipnotis seorang bapak2 yg profesinya make up artist, yg jadi ‘melambai’ krn tuntutan profesinya, dan anaknya jd malu punya bapak kayak gitu, speechless deh liatnya….
jadi inget tagline “Are You Watching Closely?” dari film The Prestige
but, agree with the content of the posting though.
saya suka banget sama postingan ini. kebetulan saya juga nonton pas acara uya emang kuya episode mba Heni. emang dasyat banget mba Heni menginspirasi saya membuat tidak selalu mengeluh dan mensyukuri apa yang ada. thx to mas Adit yang membuat postingan ini
aq pgn makasi ma mbak heni, gr mbak heni aq ma cowokku bsa balikan lagi… makasi mbak heni bwat inspirasinya…
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by naniliana: emg isinya apaan kak ? RT @putrierdisa: err.. yg lagi ga ada kerjaan, drpd ngelamun, baca ini deh: http://bit.ly/aenhja. gue terharu banget…
thanks sharingnya mas. kadang saya berdoa ‘salah’ seperti mbak henny. jadi input untuk lebih ikhlas atas anugrah dari Tuhan, meskipun nyatanya tidak selalu indah.
terharu bacanya
Dit..gue gak pernah leave comment bfore.
Tp postingan kali ini pas bgt sama suasana hati gue yang sdg membutuhkan inspirasi utk menghadapi hidup dengan lebih berani. So thank you…
mas, tulisannya bagus..
saya posting lagi di blog saya ya..
semoga bermanfaat buat yg nge-baca..
makasih mas.
nice post kang Adit. hmm..maaf, kl boleh saya mau promo sedikit tentang drama miniseri ‘Kisah Keluarga Parikin” yg akan tayang di DAAI TV (TV lokal jakarta/59 uhf) semoga tayangan ini bisa menginspirasi anda juga. thx.
http://www.antara.co.id/…/garin-luncurkan-miniseri-penuh-pesan-moral
*bahan bertafakur untuk selalu bersyukur
hiks,,,really touching mas adit.
saya posting linknya di fb ya mas
siapa tau bs menginspirasi temen2 lainnya
Buat saya, tidak ada alasan untuk mempertahankan acara Uya Emang Kuya. Sangat brengsek, manipulatif, dan tidak beretika. Sudah saatnya masyarakat kita disuguhkan tayangan bermutu yg tidak melulu bicara kehidupan pribadi orang lain. Apakah sesuatu yang privat layak ada di ruang publik? Dan apakah yg namanya menghibur berarti menjual penderitaan orang lain?
Mengenai “restu” yg diberikan narasumber yg dihipnotis, buat saya adalah sebuah ironi. Pada posisi ini, masyarakat kita tdk punya daya tawar yg tinggi terhadap mafia pertelevisian! Bukan krn mereka benar2 memberi izin.
Jadi, artikel Anda ini, buat saya tdk bisa menjadi alasan untuk memaafkan acara Uya Emang Kuya.
[...] Mbak Heni di Acara Uya Emang Kuya « suamigila [...]
so inspiring. thanks for sharing
T.T Ko berasa deket banget sama sosok seperti itu ya,,, dekeet bangeet…
very inspiring story…….ternyata masih banyak orang yang hidupnya lebih penuh dgn cobaan…
biasanya gw baca ini kalo lagi down tapi gak pernah comment. yah kita jadi belajar bersyukur sama yg udah kita dapet kan? caiyo guys!!!
Saya jarang sekali liat acara Uya Kuya tapi cukup menyukainya karena unik dan iseng walopun ga bisa membayangkan gimana rasanya kalo saya suatu saat ‘dikerjain’ sama Uya.
Thanx Mas atas tulisannya, bikin saya terinspirasi n pengin setegar Mbak Heni.
knapa gak dibikin buku atau film aja Dit ? nyrempet2 kyk film “Crash”, jd ceritain orang2 dgn kisah idupnya masing2 yg berusaha tegar menjalani idup. suatu saat, orang2 itu saling ketemu dan saling tolong-menolong. tp kok malah mirip kyk drama bikinan Punjabi Bersaudara ya. hehehe…
ide yg bagus juga, thanks ya.
Makasih udah share.
T_T
gw mau tuh di hipnotis,,, sungguh acara uya emang kuya benar-benar membantu. tapi ngomong2 kalo gw dafta buat suami gw yg udah 10bln ga punlang2 bisa ga ya???? klo bisa mas uya datenggin dong tempat kerja suami gw di king cross kelapa gading di jaganya selalu malam nama suami gw JEFFRY ,S,J, LATUMAE…….. bisa`kah?! thanks n sukses selalu uya emang kuya.
Sy suka bgt dgn acara ini. Seandainya ada jasa hipnotis spt ini, sangat bagus buat pasangan yg ingin menikah, jd bisa tau isi hati calon pasangannya. Pasti tdk akan salah pilih pasangan.
sip,,kita harus bisa mengambil hikmah nya dari kisah mbk heni,,,,sukses buat kita semua..amin,,,