Mereaksi Pemboman 17 Juli

Motif Bom Itu

Sejak 17 July Bombing, ada banyak orangyang menghembuskan semangat #indonesiaunite. Kata mereka, semangat ini adalah semangat Indonesia untuk bersatu, merasa dan berkat bahwa kita tidak takut sama teroris.

Pertama-tama, gue setuju dengan gerakan ini. What they do is admirable. Dan kita harus bantu mereka.  Namun dengan tidak mengurangi rasa hormat terhadap orang-orang yang kerja keras untuk ini, gerakan semangat ini bisa jadi sesuatu yang rada bahaya karena motif dari teroris itu sendiri apa gue gak jelas.  Bahwa bom itu meledak di hotel asing dan (sepertinya) menargetkan orang asing, ada beberapa hal di sini:

1. Sepertinya bom ini adalah aksi kebencian terhadap orang asing. Bahwa golongan teroris ini tidak ingin ada pengaruh asing di Indonesia dan ingin mengukuhkan Islam yang fundamentalis.

2. Sama dengan poin 1, tapi motifnya, golongan ini pengen semua aset Indonesia berada di tangan indonesia. Kalo ini motifnya, gak perlu jaringan teroris islam kali ya. Amien rais aja berkali-kali kritik betapa kekayaan alam kita dikeruk asing tapi toh dia gak capek-capek ngebom.

3. Ada golongan tertentu yang pengen Indonesia selalu buruk citranya di mata dunia. Kenyataan bahwa 2 kali bom di Indonesia dalanganya adalah teroris asal Malaysia, Malaysia anggap rendah kita dan turisme malaysia sedang benar-benar digalakkan, gak susah menuduh Malaysia ada sangkut-pautnya dengan bom ini.

4. Ingin menakut-nakuti bangsa Indonesia, entah motifnya apa.

dari 4 motif di atas, sepertinya semangat kita yang menantang kita gak takut sama teroris kok jadi berasa aneh ya? Maksud gue, kalo mereka ngebom untuk usir bangsa asing, kenyataan bahwa kita malah teriak gak takut bisa-bisa bikin bomnya tambah parah. Kalo dia ngebom pasar jumat, gue rasa relevan kalo kita bilang kita gak takut. tapi ini ritz carlton, yang mana dari 220 juta orang, cuman seupil yang mampu nginep di sana.

Reaksi Natural dari Bangsa Indonesia

Waktu jaman Mega, ketika bom meledak reaksi natural kebanyak orang itu:

1. Atmosfir yang terasa adalah  (well setidaknya gue) sedih dan merasa tidak berdaya

2. pasar modal anjlok

3. rupiah makin terpuruk karena orang lokal dan asing pada dolarnya.

4. orang asing minggat

reaksi kita sekarang ketika Bom terjadi di jaman SBY-JK ini:

1. Atmosfir yang terasa adalah semua marah

2. IHSG terbang tinggi tembus 2300 (atau 220 ya) yang penting naik.

3. Rupiah tetep kenceng.

4. Cuman turis aja yang minggat

Semangat Indonesia Unite adalah perwujudan dari poin 1 di atas. Ungkapan kemarahan. Gue rasa kita semua marah karena kita semua merasa 5 tahun terakhir, kita melihat jerih payah pemerintah berusaha menjaga keamanan. Usaha mereka memerbaiki citra kita di mata Internasional. Jadi waktu bom meledak, gue marah dan gue gak malu jadi bangsa Indonesia. Wajar kita marah. gue marah. Apakah waktu bom bali gue marah? well gue pribadi sih nggak. Malah gue malu jadi orang Indonesia waktu jaman Mega karena dari sebelum bom itu, gue gak liat usaha Mega melakukan perbaikan untuk negara ini.

Langkah Konkret untuk Kita

Well sebenernya gak perlu bom ya untuk membuat kita bersatu.

1. Be vigilant. Kalo melihat sosok yang mencurigakan di Mall, awasi dan kalo udah gak beres banget, laporkan.

Sering kali orang yang terlihat kaya masuk mall dan security gak ngecek!!! Kalo lu liat security yang kek gini, bilang mereka “PAK ITU ORANG YANG ITU DIPERIKSA DONG!!”

2. Untuk yang masih kuliah atau sekolah, gak perlu takut bilang ke seksi rohisnya “hati-hati ya sama orang yang menyebarkan ajaran islam. terkadan suka ekstrim.” ingat bahwa teroris mengambil pembibitan dari segaa celah yang mereka bisa.

3. kalo ada orang ninggalin tasnya, teriakin aja MAS TASNYA KETINGGALAN!!! jangan malah kita copet. iya kalo isinya duit. kalo bom kan bisa sirna kegantengan lo.

4. Yang keempat ini sebenernya gak terlalu relevant malah. Tapi gak papa: dukung usaha lokal dengan mengonsumsi barang lokal. Alangkah menyedihkan kalo dibutuhkan bom untuk kita sadaar bahwa hal ini penting. Ada gak ada bom, seharusnya kita support produk dan pengusaha lokal. Ingat bahwa gak semua dari kita bisa, mampu, punya waktu, punya akses jadi pengusaha lokal. Tapi kita semua bisa menentukan pola konsumsi kita. Bagi yang gak tau apa pengaruh pola komsumsi kita terhadap devisa negara,  baca postingan gue yang ini.

5. Buka usaha lokal. Gak perlu pusing mikirin gimana caranya ekspor. Pasar indonesia aja udah 220 juta konsumen. Itu sebabnya Indosat dibeli sama pihak asing (Thanks tu Mega – untung dia gak jadi presiden). Mereka tahu kita itu pasar yang sangat besar. Kita yang malah sering gak sadar. Gak ekspor juga bisa kaya kalo produk lu bagus. mau bukti? dagadu jogja. Bakmie GM.

Banyak factory outlet di bandung yang produki garmennya di Garut. beli baju di bandung, jangan di Mall.

6. Bagi kalian pengusaha sukses di dalam negeri, coba rambah ke luar negeri. Pasarkan dengan baik. Memang ini adalah sebuah herculian task (tugas yang sangat berat). tapi coba aja.

7. baca profil-profil sosok di kompas. Kebanyakan eksportir kerajinan kita, malah orang-orang yang luar biasa sederhana. Lu bisa liat dari senyum mereka dan baju mereka. beda sama baju kita yang kita beli import brand di mall.

8. Kirim email ke temen-temen asing kalian dan tunjukkan bahwa kita gak setuju dengan orang yang ngebom itu, apa pun motif mereka. Indonesia tidak berisi orang-orang seperti itu.

9. Bilang ke mereka untuk jangan takut. Indonesia aman. kalo terorisnya ada di depan mata kita juga udah kita gamparin duluan.

update tambahan:

10. Jangan ngaku cinta Indonesia kalo belum punya NPWP. Pajak kita bener-bener membangun negara. dan jangan takut sama SPT. Kalo elo emang pegawai yang jujur, pajak lo udah dipotong duluan gak ada yang perlu disembunyiin.

11. Hormati TKI-TKI norak yang sering lu liat ketika pulang ke Indonesia. Remittance 4 juta TKI kita pertahunnya itu USD 6 milyar. Bandingkan dengan devisa negara yang USD 51 Milyar. Sementara kita habiskan devsa di dalam negeri dengan beli barang impor mewah, mereka memberika kontribusi positif ke negara.

12. Bantu TKI pulang. Inget satu hal: Pergi mereka diperas agen. Di seberang mereka dipukulin majikan. Pulang diperas oknum Airport. Ini treatment kepada pahlawan devisa. Kalo kita jadi mereka, terima gak?

Makanya kalo ngeliat TKI pulan bareng di pesawat, tawarin kawal mereka keuar airport dengan aman.

There you have it, 11 langkah konkret yang 9 di antaranya, bisa lu lakukan segera setelah selesai baca postingan ini.

18 responses to “Mereaksi Pemboman 17 Juli”

  1. antpopz says:

    Dit..saya setuju…dengan tulisan ini
    btw kemarin pas saya buka website ini kok masuk ke website aneh ya..heheh

  2. Dara says:

    Kayaknya setuju banget ama point ke3, Malaysia berusaha membuat citra kita makin buruk di mata internasional… Personal opinion yaa…
    Si Nurdin M Top itu orang Malaysia kan… napa g ngebom negara sendiri toh banyak juga perusahaan asing and hotel asing yang didirikan di malaysia.. kenapa sasarannya kita terus…

  3. iya, saya juga begitu. ada apa ya dengan website ini. :D
    maju terus indonesiaku, jangan gentar menghadapi masalah apapun.

  4. vidi says:

    setuju juga..
    kalau soal kenapa indonesia yg dibom, kok gak negara tetangga aja..katanya krn indonesia pengawasannya lebih longgar. Kelompok pembom itu uda pernah mau coba ngebom changi, jembatan johor baru-singapore, tapi susah krn pengawasannya. Dan kabarnya otaknya memang org indonesia, org malaysia direkrut sama org indonesia. Katanya begitu sejarahnya. Saya gak pro malaysia, cuman ini yg saya dengar dr berita di media. Apa dan siapa pun itu, saya juga sebel.
    Ayo kita bangun indonesia. Buat bangsa ini lebih sejahtera.

  5. Lokomotif says:

    Pelaku pemboman 2 buah low explosive itu harus ditangkap dan diadili sepantas-pantasnya. Saya yakin kita bisa melakukannya. Salam juga buat anak-anak tak berdosa yang kemarin dihujani puluhan bom fosfor. Semoga bisa mendapatkan keadilan yang sama. Semoga.

  6. nindya says:

    mereka bom negara supaya MU main dua kali di negara mereka. untung besar deh. pinter ya malaysia?

  7. Apakah ada suatu konspirasi? Entahlah

    Kejadian tersebut menyadarkan kita bahwa itu merupakan terorisme dan kejahatan, bukan atas nama agama.

    Entah apa yang ada dipikiran mereka, Apakah berarti mereka akan masuk surga dengan cepat ?

  8. ogi says:

    KITA TIDAK TAKUT!!!!

  9. rhisuka says:

    yang nyebelin lagi, akhir2 ini di jakarta sering ada ancaman bom palsu. untung palsu juga sih. cuma ya gitu, nyebelin aja, ngapain sih orang2 iseng gitu?

  10. didi says:

    emang udah pasti islam ya?

  11. schizilly says:

    bang adit, share my 2 cents masih tentang bom juga ya. esp tentang 2 recently yg got captured (jatiasih, temanggung). aku baca di media, which they report the next target will be the president. Reading up ur post, saya berpikiran sama dgn bang adit yg motif mereka adlh mengusir orang asing (target bule). nah dengan motif yg skrg utk ngebom rumah president, agak2 melenceng gak sih? ato sesuai detik.com yg bilang jaringan NMT malah menguat?
    it’s worrying that it might be just another fake scheme.

  12. ea says:

    dit setuju ma postingan kamu, tapi kok ada adegan nyindir rohis sih, hehhehe sy si bukan anak rohis, tapi saran sy bilangnya ke anak rohis, “hati hati cari imam atau murobbi yang jelas latarbelakang islamnya”

  13. [...] dalam peristiwa ini. Kok kayaknya ada dalang dibalik dalang, hahaks. Saya juga baca blognya mas Adhitya Mulya soal bom. Hmm, ada benernya juga. Kami memang belum bisa berspekulasi soal alasan kenapa ada bombing. Banyak [...]

  14. n. awangga says:

    mohon ijin untuk publish point 9 dari “Langkah Konkret untuk Kita”…

  15. anti says:

    kalau menurut gw, alasan di balik pengeboman ngga segamblang yang kelihatannya. Pasti ada konspirasi tingkat tinggi. Jangan cuma kalau liatnya A yang melakukan terus kita jadi nuduh A yang jahat. Bisa aja dia cuma menyamar/diperalat untuk memojokkan image suatu golongan tertentu.

  16. fee says:

    aneh emang motif yg ngebom itu.. Banyak bwat korban saudara sendiri juga. Ga berperi kemanusiaan..

  17. lisa says:

    btw, mas adit, mamanya dikasih tau biar g usah beli handbagnya Louis Vuitton. Cintailah produk dlm ngr. Jgn merk-minded

  18. kusnadiyono says:

    dukung usaha lokal dengan mengonsumsi barang lokal. yg ini aku setuju bgt… kalo pak presiden & P menteri kira kira baju sama sepatunya merk apa ya….

Leave a reply