African Days

Setelah baca blognya Alaya tentang serial TV The No 1 Ladies’ Detective Agency, kita segera nonton juga.

Serial ini didasari dari novel dengan judul yang sama dari Alexander Mcall Smith, orang yang lahir dan besar di Botswana.

Yang menarik dari serial ini adalah bahwa syutingnya semua di Gaborone,  Botswana. Mengingatkan kita akan hari-hari Afrika kita dulu 2004-2005. cara mereka berpakaian, cara mereka ngomong, kursi plastik di diskotik.

Yang khas juga dari Afrika adalah banyaknya pasir di pinggir jalan. Botswana mendapat banyak pasir dari angin yang menghembus dari padang pasir Kalahari. Abidjan, tempat kita dulu, penuh dengan debu dari padang pasir Sahara.

Things I miss from Abidjan: Perahu, marina, udang, roti coklat bikinan toko patiseri dengan rasa world class deket apartemen yang bisa kita dapatkan dengan harga gopek, espresso, mmm…

Kita seneng kita pernah tinggal di Afrika. Setidaknya sekali seumur hidup memang sebaiknya kita punya kesempatan untuk merasakan tinggal di satu negara tertinggal, satu negara maju dan tentunya, negara sendiri. Setidaknya untuk perbandingan. Untuk bersyukur dengan apa yang negara kita punya.

Dulu gue selalu komplen akan Indonesia. Setelah gua pulang dari Afrika, Indonesia ternyata gak jelek-jelek aman. Bahkan sekarang udah cukup berprogres jauh dari 1998.

Anyways, nonton serial ini jadi kangen Afrika.

Post to Twitter Tweet This Post

possibly related posts:

  1. Days of My Life - another….African Journal

3 responses to “African Days”

  1. ninit says:

    inget a… nespresso bisa kita beli di toko kelontong… interfrais! ahahaha…

  2. aZhura says:

    seperti mendapatkan secercah semangath.baru kemarin rasanya membuat postingan tentang africa.baca tulisan ini jadi pengen bener-bener kesana. makasih a adit

  3. KrisBelucci says:

    Great post! Just wanted to let you know you have a new subscriber- me!

Leave a reply