zaralde.com

Korupsi, Pemerintah & Mobil
Wednesday, July 30, 2008

Korupsi
Sori nih kalo postingan gua gak lucu atau gimana. Dalam beberapa posting gua ttg negara ini gua selalu punya keyakinan akan bangsa ini. Bahwa kemajuan bangsa ini dimulai dari kita dan gak perlu tunggu orang lain dulu (baca pemerintah/dpr) untuk membuat bangsa maju. Pemikiran gua, kalo sampe saling tunggu, ya kitanya gak maju-maju. Berita-berita tentang proses hukum kasus dana BLBI yang menyangkut 52 mantan anggota DPR lumayan membuat itu semua pupus.

Kenapa ya bangsa kita ini suka sekali korupsi? mengambil apa yang bukan haknya? Ini bahaya sekali. Karena ketika satu orang korupsi karena tamak, dia memaksa 100 orang lain untuk korupsi demi survival. Formula setan yang tterbentuk ini lah yang akhirnya membuat biaya hidup dan biaya pembangunan mahal. Jaman gua SMP banyak guru korupsi. gua gak bisa nyalahin mereka. Gaji mereka kecil dan butuh untuk survive di jakarta yang merupakan kota ke #43 termahal di dunia untuk bahkan ukuran expat (mercer survey).

Korupsi dana milyaran itu kasus yang parah. Kita kaum pekerja, kerja keras dan dipotong pajak. Pajak ini diambil pemerintah untuk membiayai rakyat dan pembangunan. Uang ini bersirkulasi dalam berbagai macam bentuk. ketika uang ini dikorupsi, ini artinya rakyat golongan pekerja hidup untuk membiayai korupsi orang dan teman-teman rakyat yang kelaparan tidak dapat makan. Pembangunan juga tidak berjalan yang membuat kita semakin ketinggalan.

Tahun 1999-2004 terasa sekali bagi gua bahwa Indonesia jalan di tempat dalam ranking di dunia dan kesejahteraan menurun. Dan sekarang, di tahun 2008 terbukti. Banyak sekali anggota DPR periodie 1999-2004 yang korupsi. Intinya semakin banyak lagi bukti bahwa 5 tahun kita mempercayai Gus Dur dan Mega gak ada hasilnya. (dan sekarang mega menyerang SBY habis-habisan. mbok ya ngaca). Gus Dur juga pantas turun. Punya partai aja bisa pecah, gimana ngurus negara? Mega juga kritisi cara SBy menghadapi krisis minyak dunia.
menjadikannya cerminan kegagalan SBY. Heleh namanya juga krisis minyak dunia. Semua presiden di dunia ini di demo sama rakyatnya. Jika kita me-list dosa besar presdien sekarang, harga minyak bumi tidak pantas dimasukkan karena semua presiden di dunia juga dikecam rakyatnya. Ini krisis global.

Negara dan Mobil
Periode 2004-2009 kabinet SBY merapihkan pajak agar semua orang bayar pajak. Ini sebenarnya bagus. Ini sebenarnya sesuatu yang bisa dilakukan dari jaman Mega yang entah kenapa dia tidak lakukan. Banyak entah kenapanya kalo ngomongin Mega, sumpah. Gua juga sebenernya rada percaya bahwa semua kebijakan SBY berangkat dari niat baik. Punya NPWP juga baik tapi di saat yang sama SBy memerintahkan semua orang punya NPWP, kita dihadapkan dengan persidangan kasus di masa 1999-2004 di mana pajak itu dikorup oleh tak lain wakil rakyat. Weleh, gimana orang bisa PD?

Dan ujian thd pemerintahan SBY sendiri akan terlihat 4 tahun lagi. 4 tahun lagi kita akan liat apakah ada trilyunan rupiah yang terkorup di bawah batang hidung dia seperti yang terungkap di bawah hidung Gus Dur-Mega sekarang?

SBY ini ibaratnya diamanatkan jadi supir sebuah mobil tapi sampe sekarang turun pangkat jadi montir. Rakyat teriak mobil ingin maju tapi ya gak bisa. Dia harus benerin mobilnya dulu sebelum bisa jalan karena 3 presdien sebelum dia gak benerin mobilnya. Jadi ketika dia naik jadi presiden, dia menemukan mobil yang sangat rusak.

Ini buah simalakama juga untuk SBY. Kalo kerusakan negara sangat parah, bisa-bisa mobil kita baru bener di saat 2009. Di saat itu rakyat sudah tidak sabar dan mengganti SBY dengan presiden X.

Presiden X ini yang keenakan. Dia jadi presiden mendapati mobilnya sudah lumayan oke. kalo mobil jalan, bisa-bisa dia yang kena harumnya.

Gua bukan pendukung SBY tapi gua yakin kerusakan materil dan mental negara kita butuh lebih dari 5 tahun untuk undergo perbaikan. Kalo presdien yang sama tidak diberikan kesempatan untuk termin kedua, bisa-bisa perbakan dasar yang SBY sudah lakukan 5 tahun ini dirubah lagi oleh presiden X.

SBY sendiri bukan tanpa cacat. Dia meng-approve visit indonesia 2008 tanpa persiapan yang terlihat. Airport gak dibagusin. Akses ke tempat wisata tidak diperbaiki. Tempat wisatanya sendiri tidak mekarkan. gak ada persiapan sama sekali. Atau setidaknya, tidak ada persiapan yang terlihat. Abisin 17 milyar bangun website untuk apa? Greece dan Yunani, nih gua sering ngeliat banner mereka di semua website dunia. yahoo lah, msn lah, di semua website. kesitulah sebenernya 17 milyar itu seharusnya habis. tapi ya sejauh ini baru itu blunder terbesar dia sebagai presiden di mata gua.
Tsunami? itu alam.
Krisis minyak dunia dan naiknya BBM? itu global.
Lapindo? well itu juga sih.

Jadinya apa kalo kita menerima presiden baru?
Skenario baiknya: bisa jadi presiden memajukan indonesia dengan mobil yang SBY capek-capek perbaiki.

Skenario buruk: Mobilnya masih ngadat dan presiden X juga mereparasi mobil. Pekerjaan SBy dirubah lagi. PP dirubah, ketentuan-ketentuan dirubah, policy dan strategi dirubah. Mentah lagi semuanya danrakyat harus tunggu lagi 5 tahun. Tiap 5 tahun akan terjadi saja seperti itu.

Sukarno dan Suharto juga bisa sukse bangun negara karena mereka memiliki termin keduanya kan? mereka bisa follow up apa yang mereka kerjakan di termin pertama mereka.

Pengaruhnya apa bagi pekerja keras seperti kita-kita?
Gua cuman ngarepin bahwa pajak yang gua berikan pada bangsa ini tidak digelapkan. Agar bisa membangun negara. Agar uang itu dapat mempercepat presiden sekarang selesai memperbaiki mobilnya dan agar kita bisa segera naik mobil itu. Korupsi menghalangi proses kelajuan mobil dan bahkan proses perbaikan mobil kita ini.

Gua berharap Indonesia masih bisa diperbaiki. Jujur, ada lho kata terlambat. Jangan sampai kita berada dalam titik di mana kita tidak maju-maju. Di saat itu kita akan semakin tertinggal. Apakah gua berharap banyak dengan pemerintah sekarang? ya, masih.




Labels:






About This Strikingly Handsome Writer:


Adhitya Mulya adalah Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Dia menghabiskan waktunya turun ke bumi untuk bertemu dengan rakyat jelata dan berburu menjangan dan babi hutan... (or is it, berburu rakyat jelata dan bertemu dengan babi hutan? anyways, same thing). Oh ya, sesekali dia menulis buku komedi.

Contact:

adhitya_mulya@hotmail.com

10 Recent Entries

  • Sebulan Gak Posting
  • Ulang tahun
  • Diaper Bag Zaralde
  • Asuhan
  • Poligami Lagi
  • Aldebaran 19 months
  • Loosing My Mojo
  • Sekuel Jomblo
  • Membeli Masa Depan
  • Getting Smart on Money

  • orang telah melihat kegantengan gua yang legendaris itu.




    Get Firefox!

    Pictures




    Links

    Ninit ; Aan ; Agung ; Aip ; Alaya ; Avianto ; Aris ; Atta ; Detta ; Ewink ; Enda ; Erly ; Fairy ; Fanny ; Ganda ; Hagi ; Hanzky ; Isman ; Ita Leyla ; Ni'ang ; Ndari ; Nita ; Pip ; Okke ; Roi ; Ruri ; Shinta ; Tyaz ; Udhien ; Umar; Adi ; Afo ; Alaya ; Alfa ; Ale ; Alvons ; Aiff ; Andhi ; Andin ; Andin ; Anggie ; Anto ; Aprian ; arb3i ; Ari ; Arma ; Arif ; Ayu ; Axlandra ; Bantot ; Be-Es ; Beranda ; Bintang ; Bios ; Blub ; Brandy ; Buzz ; Cay ; CB ; Celia ; C'est la Vie ; Civent ; Claustrophobic ; Comel ; Comel ; Crey ; Dagungsta ; Dayat ; Deksay ; Dian ; Dican ; Didi ; Didiet ; Diki ; Dini ; Dion ; Disposable Hero ; Drey ; Duwie ; Dwi ; Dyah ; Ekodox ; Emil ; Ephe ; Eric ; Erika ; Erwin ; Eve ; Eyi ; Farid N ; Farid ; Finalizabeth ; Fitri ; Flow ; Flow ; Fresh ; Gajah Duduk ; Gauz ; goblog ; grE3nY' PrinceZz ; Guido ; Grizz ; Harris ; Harris ; Harris ; Heri ; Herlyanti ; Hero ; Ibiza ; Ika ; Ilsa ; Inex ; Inna ; Ipan ; Irene ; Irene ; Iris ; Isnaini ; Koebiz ; Kun ; Lacsar ; Lemans ; Lilik ; Lindie ; Little Mermaid ; Lontar ; Matz ; Memey ; Merkurius ; Morningdew ; N[a] ; Nasgor ; Neen ; Neenoy ; Nice green ; Nisa ; Nita+Agus ; Nono ; Novie ; Nukov ; Nunik ; Ochan ; Ollie ; Paylo ; Pipit ; Prazz ; Prianca ; QQ ; Radith ; Rapa ; Reena ; Ren ; Ria ; Richoz ; Ridwan Fauzi ; Rihsa ; Riena ; Rita ; Sapi ; Sasha ; Sazi ; Seggaf ; ; ; ; Snydez ; StormyMonday ; Supta ; Sweeney ; Sylvie ; Tamtam ; Tari ; Toet ; Trippin' D ; Tutup Botol ; t.w. ; Ty ; Tyaz ; Tychan ; Umar ; Un^Goe ; Vanda ; Vanya ; Viga ; Vellas ; Weedee ; Yudha ; visit rice bowl journals !