Gua, Nama Gua & Derita yang Gua Tanggung part Deux!!!! Sebagian dari kaliain mungkin pernah baca derita yang gua tanggung karena banyak orang salah eja nama gua. Kenyataan bahwa gua nulis buku dengan harapan bahwa 'kalo orang kenal nama gua dari buku gak mungkin salah eja lagi, tyt gak seberapa banyak ngebantu. Masuk ke dalam kancah lingkup kerja internasional dari tahun 2001, masalah dengan nama gua makin menjadi-jadi aja beyond control. Orang Eropa Ternyata orang eropa kesulitan menyebut nama gua. Guru Liner trade pernah mau ngasih PR gua. "Ahi...ad...adhhh...MULYA!" ujarnya sambil ngasih PR gua. Selain dia ada kali puluhan fellow trainee yang kesulitan manggil nama gua. Usut punya usut, ternyata yang bikin susah mereka itu adalah huruf H sesudah huruf Dnya. Dalam konteks dialog mereka, bacanya jadi AD HIT YA. Apparently di belahan bumi eropa sana, ngomong 3 suku kata ini bisa ngeden. Pernah gua minta mereka panggil gua Adit. Gak bisa juga. Jadilah gua yang waktu itu masih muda berkompromi dan bilang: "You know what, call me Adi. As in, Adi-das." Gua sebenernya gak pengen meng-compromise nama gua seperti itu tapi gua juga gak pengen liat sekelas mencret manggil nama gua. Akhirnya pas gua expat pertama kali ke Afrika, gua gak mau kompromi lagi. Gua memperkenalkan diri gua seagai Adhitya. Dibaca: A Di Tya. Mencret, mencret dah lo sono. Ternyata gak seberapa susah dan semua orang eropa mulai terbiasa manggil Adhitya. Beres. Beres? Gak juga sih. Ada 300 trainee di kantor yang kenal gua dengan nama Adi. Sedangkan setelah gua balik ke Indonesia, gua paksa semua orang, bahkan orang Indonesia, manggil gua dengan Adhitya. MAsalah datang ketika dalams ebuah project, temen gua dari Thailand yang namanya Pornurai, sampe bersitegang dengan manager gua. "Adi told me Indonesia has sign off on the process." "Adi who?" "Adi! your process owner?" "I never knew any Adi." Setelah Pornurai garuk-garuk aspal, baru lah misteri terkuak bahwa Adi itu gua. INi sebabnya gua gak mau lagi compromise dengan nama yang bukan gua. Happening again Masalah yang sama datang di kali kedua gua expat. Semua orang di kantor, kecuali orang India, susah nyebut nama gua. "Let's go meet the director." kata bos gua. "Okay." DI kantor bos gua? "Hi Steen, this is adh...adh....adh......" "Adhitya." Abis itu, setelah dengan tidak suksesnya kenalan dengan director, "Hey you know what? do you have a shorter name? Nick name?" Departemen gua adalah vessel capacity. dan akhirnya gua go by the name of: That new guy in capacity. Orang India Satu-satunya ras di dunia ini yang gak susah nyebut nama gua adalah orang india. Tiap kali gua kenalan, meeka either senyum atau kaget. "Lho kamu kan orang timur dan orang ganteng, kok make nama india sih?" Di satu sisi gua seneng karena mereka bisa nyebut nama gua. Di satu sisi gua asem bener sama pertanyaan itu. Origin of My Name Sementara banyak orang mendapatkan namanya secara teliti dari Al-Qur'an, gua dapet nama dari bahasa Sansekerta. Adhitya, dalam bahasa sansekerta adalah Aditya yang berarti (ehm) pangeran. Bagus gak artinya? Bagus kan? Bagus dong. Masalahnya adalah di-proses mendapatkan nama itu. Pertama kalinya gua tau arti nama gua, gua langsung ke ibu gua dan nanya: "Mah, adit dinamain adit pasti karena artinya Pangeran ya?" "Oh artinya itu ya? Gak sih. Waktu hamil kamu di medan, tetangga kita ada anak kecil orang india namanya aditya. anaknya lucu pinter dan ganteng. Ya udah kita ikutan aja namanya sama." Kentut. Yup, there you have it. Nama gua, ngikutin nama orang. On the lighter side of things, nasib gua masih mending ketimbang anak-anak yang lahir dan dinamain Suharto. Gua aja manyun mereka gimana coba. Anyways, kejadian itu ngajarin gua sesuatu. Bahwa menamai anak itu penting untuk bagus, penting untuk meaningful, tapi penting untuk bisa diannounce secara universal. Nama Anak Makanya ketika Aldebaran lahir, gua hati-hati bener. Kriteria buanyak bener. 1. Gua pengen namanya Arab tapi gak terlalu arab sampe dia harus disetrum di imigrasi sama polisi di Algeciras atau kopernya dibongkar dua jam di Tokyo International Airport namanya Abdullah. Atau gagal terus dapet visa schegen. Basicallya gua pengen namanya Arab tapi gak ketauan sama orang bahwa itu nama Arab agar dia gak sulit travelling. 2. Gua pengen namanya selalu ada ke mana dia pergi. 3. Namanya berasal dari seuatu yang berguna. 4. Dan yang paling penting, namanya gak susah disebut. Dapetlah gau nama sebuah bintang, "Aldebaran". Berasal dari nama arab Al Debaran, untuk bintang ke-13 palingterang di angkasa. Usianya lebih dai 4000 tahun, lebih tua dai beberapa peradaban di muka bumi ini dan karena dia ada di angkasa, namanya akan ada untuk 4000 ahun ke depan (asumsi belum kiamat). Berguna karena pelaut-pelaut arab selalu mencari Al Debaran untuk menuntun mereka melaut dan menuntun mereka pulang. Albdebaran saves the life of countless seafarers. Suatu hari gua majang foto anak gua di meja kerja. Bos gua yang orang singapur nanya: "Hey...is that your little boy?" "Yes." "What's his name?" "Aldebaran." "Ald...Ald...Adlebaban?" OH COMMON!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Untuk Aldebaran: If you some day read his my son, then read this part: I only meant well. |
Adhitya Mulya adalah Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Dia menghabiskan waktunya turun ke bumi untuk bertemu dengan rakyat jelata dan berburu menjangan dan babi hutan... (or is it, berburu rakyat jelata dan bertemu dengan babi hutan? anyways, same thing). Oh ya, sesekali dia menulis buku komedi.
orang telah melihat kegantengan gua yang legendaris itu. Ninit ; Aan ; Agung ; Aip ; Alaya ; Avianto ; Aris ; Atta ; Detta ; Ewink ; Enda ; Erly ; Fairy ; Fanny ; Ganda ; Hagi ; Hanzky ; Isman ; Ita Leyla ; Ni'ang ; Ndari ; Nita ; Pip ; Okke ; Roi ; Ruri ; Shinta ; Tyaz ; Udhien ; Umar; Adi ; Afo ; Alaya ; Alfa ; Ale ; Alvons ; Aiff ; Andhi ; Andin ; Andin ; Anggie ; Anto ; Aprian ; arb3i ; Ari ; Arma ; Arif ; Ayu ; Axlandra ; Bantot ; Be-Es ; Beranda ; Bintang ; Bios ; Blub ; Brandy ; Buzz ; Cay ; CB ; Celia ; C'est la Vie ; Civent ; Claustrophobic ; Comel ; Comel ; Crey ; Dagungsta ; Dayat ; Deksay ; Dian ; Dican ; Didi ; Didiet ; Diki ; Dini ; Dion ; Disposable Hero ; Drey ; Duwie ; Dwi ; Dyah ; Ekodox ; Emil ; Ephe ; Eric ; Erika ; Erwin ; Eve ; Eyi ; Farid N ; Farid ; Finalizabeth ; Fitri ; Flow ; Flow ; Fresh ; Gajah Duduk ; Gauz ; goblog ; grE3nY' PrinceZz ; Guido ; Grizz ; Harris ; Harris ; Harris ; Heri ; Herlyanti ; Hero ; Ibiza ; Ika ; Ilsa ; Inex ; Inna ; Ipan ; Irene ; Irene ; Iris ; Isnaini ; Koebiz ; Kun ; Lacsar ; Lemans ; Lilik ; Lindie ; Little Mermaid ; Lontar ; Matz ; Memey ; Merkurius ; Morningdew ; N[a] ; Nasgor ; Neen ; Neenoy ; Nice green ; Nisa ; Nita+Agus ; Nono ; Novie ; Nukov ; Nunik ; Ochan ; Ollie ; Paylo ; Pipit ; Prazz ; Prianca ; QQ ; Radith ; Rapa ; Reena ; Ren ; Ria ; Richoz ; Ridwan Fauzi ; Rihsa ; Riena ; Rita ; Sapi ; Sasha ; Sazi ; Seggaf ; ; ; ; Snydez ; StormyMonday ; Supta ; Sweeney ; Sylvie ; Tamtam ; Tari ; Toet ; Trippin' D ; Tutup Botol ; t.w. ; Ty ; Tyaz ; Tychan ; Umar ; Un^Goe ; Vanda ; Vanya ; Viga ; Vellas ; Weedee ; Yudha ; visit rice bowl journals ! |