zaralde.com

Satu Tahun Perubahan
Tuesday, August 15, 2006

Sebentar lagi Indonesia berumur 61 tahun.

Jika kamu orang Indonesia, satu aktifitas di bawah mungkin berguna.
Ada yang berubah dari Indonesia selama setahun terakhir? Macet, korupsi, hutang negara? atau selalu menjadi satu-satunya negara yang, ketika currency se-Asean membaik, rupiah kita tidak?

Tidak ada yang membaik? Stagnan? Frustasi dengan itu semua? Suka membandingkan dengan negara lain?

Jika jawabannya 'ya', maka saya ingin bertanya satu hal lagi.

Ada yang berubah dari kamu sebagai orang Indonesia selama setahun terakhir?

Secara pribadi, saya paling benci mendengar ada orang Indonesia mengeluh tentang negaranya sendiri. Kenapa? Saya akui bahwa tidak banyak dari pemerintahan kita yang layak dibanggakan akhir-akhir ini. Tapi kita harus ingat bahwa sebuah negara berisi dan dibentuk orang warga negaranya sendiri dan kita, kamu, dia dan mereka adalah warga negara dari Indonesia. Dan ketika sebuah negara tidak membaik, itu bukan salah siapa-siapa kecuali salah kita sendiri.

Kita iri kenapa bahkan negara ASEAN lain sudah mampu bangun mass transit sendiri. Di lain sisi disuruh daftar NPWP, malesnya setengah mati. padahal pajak adalah sumber pemerintah mendanai pembangunan negara.

Banyak dari kita yang mengritik pemerintah yang belum juga bisa mengurangi hutang luar negeri, tapi...kita pergi ke mall membeli baju yang diimpor. Ke mall, naik mobil yang CBU yang diimpor. Di sana, makan di rumah makan yang sistem franchisenya mendikte bahwa 60% revenue harus dikonversikan ke USD dan transfer keluar negeri. Kita malu jadi negara yang hutangnya besar tapi barang yang setiap hari kita beli membuat pemerintah makin sulit menabung devisanya. Semua keluar karena kelakuan kita yang tidak melakukan apa-apa.

Kita orang kota yang hidup seperti itu seharusnya malu dengan pengrajin rotan yang mengekspor kursi ke Jerman. Sementara kita habiskan devisa beli barang impor, dia menyelamatkan negara dengan memberinya devisa.

Tidak ada yang peduli dengan TKW yang berpenghasilan USD10000 setahun. Yang di negeri tuannya digampar dan diperkosa. Yang ketika pulang uangnya diperas supir dan calo. Yang di cengkareng ditempatkan di terminal khusus agar 'tidak mengganggu' kita-kita. Padahal kita pergi keluar negeri membawa dollar dan mengamburkannya dengan belanja. Mereka mengais dollar dan memulangkannya ke Indonesia dan membantu negara menambah devisa. Lucunya, kita yang foya-foya ini memandang rendah mereka.

Kita pergi ke supermarket membeli apel australi dan durian monthong dan bergumam 'coba indonesia bisa seperti ini'. Di saat dia makan dia tidak sadar bahwa uangnya telah pergi membayar apel tersebut ke Australia dan Thailand. Dan bahwa ada ratusan sarjana IPB, UI dan ITB yang seharusnya bisa membantu genetic engineering untuk pembibitan unggul buah ekspor yang kerja di bank.

Kita ingin Indonesia berubah?

Mulailah berubah dari diri kita.
Mulai berubah dari apa yang kita bisa.
Mulai berubah sekarang.
(mengikuti nasihat Aa Gym, hehe)

Ada yang berubah dari kita sejak setahun yang lalu? Apa yang kita perbuat yang membantu negara kita menjadi lebih baik dan lebih berarti? tanya dulu itu. Baru merasa malu.

Nasib negara kita ada di tangan kita sendiri. Bukan orang lain. Bukan dia, bukan mereka, tapi kita.

Dirgahayu Indonesia ke-61.

btw: Seseorang harusnya membuka bisnis transportasi antar jemput dan security untuk TKW. kasian sekali nasib mereka.

Labels:






About This Strikingly Handsome Writer:


Adhitya Mulya adalah Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Dia menghabiskan waktunya turun ke bumi untuk bertemu dengan rakyat jelata dan berburu menjangan dan babi hutan... (or is it, berburu rakyat jelata dan bertemu dengan babi hutan? anyways, same thing). Oh ya, sesekali dia menulis buku komedi.

Contact:

adhitya_mulya@hotmail.com

10 Recent Entries

  • Plan & New Books
  • Novel Mendadak Dangdut
  • 80%
  • Kasta
  • Kemana Perginya Waktu?
  • Kasian sama Istri
  • VCD Jomblo
  • Ulang Tahun Ninit
  • Bapak dan Gua
  • Anak & Pasangan

  • orang telah melihat kegantengan gua yang legendaris itu.




    Get Firefox!

    Pictures




    Links

    Ninit ; Aan ; Agung ; Aip ; Alaya ; Avianto ; Aris ; Atta ; Detta ; Ewink ; Enda ; Erly ; Fairy ; Fanny ; Ganda ; Hagi ; Hanzky ; Isman ; Ita Leyla ; Ni'ang ; Ndari ; Nita ; Pip ; Okke ; Roi ; Ruri ; Shinta ; Tyaz ; Udhien ; Umar; Adi ; Afo ; Alaya ; Alfa ; Ale ; Alvons ; Aiff ; Andhi ; Andin ; Andin ; Anggie ; Anto ; Aprian ; arb3i ; Ari ; Arma ; Arif ; Ayu ; Axlandra ; Bantot ; Be-Es ; Beranda ; Bintang ; Bios ; Blub ; Brandy ; Buzz ; Cay ; CB ; Celia ; C'est la Vie ; Civent ; Claustrophobic ; Comel ; Comel ; Crey ; Dagungsta ; Dayat ; Deksay ; Dian ; Dican ; Didi ; Didiet ; Diki ; Dini ; Dion ; Disposable Hero ; Drey ; Duwie ; Dwi ; Dyah ; Ekodox ; Emil ; Ephe ; Eric ; Erika ; Erwin ; Eve ; Eyi ; Farid N ; Farid ; Finalizabeth ; Fitri ; Flow ; Flow ; Fresh ; Gajah Duduk ; Gauz ; goblog ; grE3nY' PrinceZz ; Guido ; Grizz ; Harris ; Harris ; Harris ; Heri ; Herlyanti ; Hero ; Ibiza ; Ika ; Ilsa ; Inex ; Inna ; Ipan ; Irene ; Irene ; Iris ; Isnaini ; Koebiz ; Kun ; Lacsar ; Lemans ; Lilik ; Lindie ; Little Mermaid ; Lontar ; Matz ; Memey ; Merkurius ; Morningdew ; N[a] ; Nasgor ; Neen ; Neenoy ; Nice green ; Nisa ; Nita+Agus ; Nono ; Novie ; Nukov ; Nunik ; Ochan ; Ollie ; Paylo ; Pipit ; Prazz ; Prianca ; QQ ; Radith ; Rapa ; Reena ; Ren ; Ria ; Richoz ; Ridwan Fauzi ; Rihsa ; Riena ; Rita ; Sapi ; Sasha ; Sazi ; Seggaf ; ; ; ; Snydez ; StormyMonday ; Supta ; Sweeney ; Sylvie ; Tamtam ; Tari ; Toet ; Trippin' D ; Tutup Botol ; t.w. ; Ty ; Tyaz ; Tychan ; Umar ; Un^Goe ; Vanda ; Vanya ; Viga ; Vellas ; Weedee ; Yudha ; visit rice bowl journals !