Missing Many Things Seminggu belakangan ini galau abis. Mulai dari film yang akan tampil perdana. Anniversary. Ketemu temen-temen lama dan ngeliat udah sampai di mana mereka sekarang. Kabar buruk tentang kesehatan istri. Semua bener-bener membuat gue kenyang secara mental dan capek. Untung masih ganteng. (untung masih WHAT NOW?) Jomblo Film Well, banyak sineas dan jurnalis wartawan yang bilang film ini bagus. Itu cukup melegakan. Lega banget mereka menulis bahwa film ini mendidik, asli indonesia dan lainnya. Meski kita akui ada beberapa kekurangan. Itu kita harus pakai sebagai pelajaran. If that is not a great start then it is at least a good one.Dari segi pembaca, cukup beragam dari yang puas atau tidak puas dengan filmnya yang mana dapat gue mengerti. Secara semuanya bermula dari tangan gue, ketika pindah ke tangan lain untuk dibuat filmnya, memang ad beberapa hal yang tidak sejalan dengan isi gue. Namun itu adalah harga untuk belajar dan bekerja sama dengan orang lain. Dari segi penonton murni, yang gak baca bukunya dari awal, reaksi mereka cukup beragam. All in all, gue masih gedeg aja missing the premiere. Tapi gak papa. That's life. You can't have everything. I'm just glad everything turned out okay. Jadwal main jomblo bisa diklik di sini Temen-Temen Kerja Kemaren sempet ketemuan dengan banyak temen-temen yang berasal dari Thailand, Malaysia dan Indonesia. Damn they have good things going for them. Heran aja, kok giliran yang lain, selesai ekspat boleh apply ke singapur tapi kenapa gue sendiri harus pulang? Politik kantor apa lagi ini? Anniversary 7 Februari kemaren adalah ulang tahun pernikahan kita yang kedua. Barengan dengan premiere. Both of which, I missed. Anyhoo... lucu deh gue baaru nyadar bahwa gue dan Ninit belum pernah merayakan anniversary kita bareng. Ulang tahun pertama itu, gue di Afrika dan Nini di Jakarta. Kita terpaksa pisah karena perang dan company gue tidak menyarankan istri untuk ikut kembali setelah evakuasi. Uang tahun kedua kita tadinya mau dirayain dengan nonton premiere. Trus ada last minute request gue kudu ke singapur untuk training. Basically kita belum pernah ulang tahun bareng. Semoga yang kek gini gak jadi kebiasaan. Dulu, waktu kita tunangan, kita sepakat nikah 4 oktober 2003. Kita udah sampe menggrafir tanggal itu di cincin pertunangan kita. Waktu berjalan dan ternyata gue gak bisa nabung. stres berat. Lowongan ekspat kalah-kalah terus. Buku gak jadi-jadi. Basically tiap malem di tahun 2003 itu gue selalu nangis mikirin calon istir gue mau gue kasih makan apa karena perhitungan tabungan gue meleset. Sampe akhirnya gue minta ke keluarga dia untuk mengundurkan waktu pernikahan. Saking gak siapnya. Tapi mending gitu. Namanya juga suami. Gue gak mikirin gimana resepsinya nanti. Gue mikirin the life I have to lead her for the rest of our lives AFTER the wedding. My responsibility starts from there. Akhirnya diijinin nikah undur ke 7 Februari 2004 ini. Gue terus nyari lowongan internal dan terusin abisin buku jomblo. Sambil tentunya, masih nangis-nangis sendiri tiap malem. Untungnya Ninit mau sabar. Ninit mau ngerti bahwa tanggung jawab suami itu besar dan ngebiarin gue nyari duit dulu. Mendingan gini daripada nikah tapi gak punya apa-apa. Cinta gak bikin kenyang. That's a reality. The funny thing was, the day my book was on sale was the day I got accepted in Africa. Jadilah nikah. And the rest is history. Gue gak pernah mau mengubah grafir itu. Selamanya cincin itu harus bertuliskan 4 Oktober 2003. Untuk ngingetin kita di masa-masa susah kita. And that I have the best wife in the world yang mau diajak susah. Mau diajak tidur di kursi airport, mau disuruh pisah negara, mau mnunda pernikahan. Mau ngalah karir demi ngikut suami... Happy late anniverary, baby. I want to give you the world. Or at least, die trying to. Labels: life |
Adhitya Mulya adalah Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Dia menghabiskan waktunya turun ke bumi untuk bertemu dengan rakyat jelata dan berburu menjangan dan babi hutan... (or is it, berburu rakyat jelata dan bertemu dengan babi hutan? anyways, same thing). Oh ya, sesekali dia menulis buku komedi.
orang telah melihat kegantengan gua yang legendaris itu. Ninit ; Aan ; Agung ; Aip ; Alaya ; Avianto ; Aris ; Atta ; Detta ; Ewink ; Enda ; Erly ; Fairy ; Fanny ; Ganda ; Hagi ; Hanzky ; Isman ; Ita Leyla ; Ni'ang ; Ndari ; Nita ; Pip ; Okke ; Roi ; Ruri ; Shinta ; Tyaz ; Udhien ; Umar; Adi ; Afo ; Alaya ; Alfa ; Ale ; Alvons ; Aiff ; Andhi ; Andin ; Andin ; Anggie ; Anto ; Aprian ; arb3i ; Ari ; Arma ; Arif ; Ayu ; Axlandra ; Bantot ; Be-Es ; Beranda ; Bintang ; Bios ; Blub ; Brandy ; Buzz ; Cay ; CB ; Celia ; C'est la Vie ; Civent ; Claustrophobic ; Comel ; Comel ; Crey ; Dagungsta ; Dayat ; Deksay ; Dian ; Dican ; Didi ; Didiet ; Diki ; Dini ; Dion ; Disposable Hero ; Drey ; Duwie ; Dwi ; Dyah ; Ekodox ; Emil ; Ephe ; Eric ; Erika ; Erwin ; Eve ; Eyi ; Farid N ; Farid ; Finalizabeth ; Fitri ; Flow ; Flow ; Fresh ; Gajah Duduk ; Gauz ; goblog ; grE3nY' PrinceZz ; Guido ; Grizz ; Harris ; Harris ; Harris ; Heri ; Herlyanti ; Hero ; Ibiza ; Ika ; Ilsa ; Inex ; Inna ; Ipan ; Irene ; Irene ; Iris ; Isnaini ; Koebiz ; Kun ; Lacsar ; Lemans ; Lilik ; Lindie ; Little Mermaid ; Lontar ; Matz ; Memey ; Merkurius ; Morningdew ; N[a] ; Nasgor ; Neen ; Neenoy ; Nice green ; Nisa ; Nita+Agus ; Nono ; Novie ; Nukov ; Nunik ; Ochan ; Ollie ; Paylo ; Pipit ; Prazz ; Prianca ; QQ ; Radith ; Rapa ; Reena ; Ren ; Ria ; Richoz ; Ridwan Fauzi ; Rihsa ; Riena ; Rita ; Sapi ; Sasha ; Sazi ; Seggaf ; ; ; ; Snydez ; StormyMonday ; Supta ; Sweeney ; Sylvie ; Tamtam ; Tari ; Toet ; Trippin' D ; Tutup Botol ; t.w. ; Ty ; Tyaz ; Tychan ; Umar ; Un^Goe ; Vanda ; Vanya ; Viga ; Vellas ; Weedee ; Yudha ; visit rice bowl journals ! |