PROKLAMASI - THE SEQUEL!!! Oke guys, this is the sequel of the behind scenes of our independence. peringatan: Jangan tersinggung ya. Ini cuman maen-maen kok. ------------- Sukarno duduk di kursi meja bundar, dikelilingi oleh para inisiator proklamasi. Sukarno akan memproklamirkan kemerdekaan dari satu-satunya negara di dunia yang basis proklamasinya adalah mencari bahan omongan (baca previous post). Mukanya masih menunjukkan air muka tidak ridho atas benjol sebesar gaban yang sekarang bersarang dengan jayanya di jidat."Jadi bapak-bapak..." sambil elus-elus dan mengernyit ke atas "Saya baik-baik aja kok." "..." "..." "..." "..." "Beneran deh saya gak papa. Gak perlu prohatin atau apa sama saya!!" dengan nada tidak ramah. "..." "..." "..." "..." "NGGAK! NGGAK GAK PERLU MINTA MAAF KOK!!!! BIARIN AJA!!! SAYA UDAH BIASA DIBIKIN BENJOL ORANG. SERIUS KOK!!! GAK USAH MINTA MAAF YAAAA!!!" "...""..." "..." "..." Apatis dengan orang-orang yang menculiknya, dia mulai berpikir. "Nah bapak-bapak, apa yang kita butuhkan untuk menciptakan sebuah proklamasi?" "Darah dan keringat!!" "PENGORBANAN DAN AIR MATA!!!" "JIWA YANG GAGAH DAN PEMBERANI!" "PERSATUAN INDONESIA!!!!!" "Kita perlu mesin tik." Ujar Sukarno, pragmatis. "Oh...." Dan dibeli lah mesin tik dengan cara kembali mencari objek berat, menibannya sedemikian rupa kepada cina pemilik kelontong dan berhasil mendapatkan mesin tik berjenis qwerty. Hanya saja, objek berat yang dipakai untuk membuat pingsan pemilik toko adalah mesin tik itu sendiri dan sekarang dengan suksesnya menjadi rusak. "Nah ini mesin tik udah dapet. Sekarang nulis apa?" "Diktekan." "Kami, bangsa Indonesia, dengan ini menyatakan kemerdekaannya." Ujar Sukarno setelah berpikir panjang. "Gitu aja?" "Ih kok garing sih?" "Ya abisnya mo ngomong apa lagi? kalo mau menyatakan kemerdekaan, masak iya bilang bahwa arak beras cu pek tong adalah arak beras termurah dan dapat dibeli dengan harga terjangkau?" "Ya elah Suk. tapi masak iya segini doang? Gue udah bolos kuliah niiiii!!! Bajanya Pak Sindur! Tau ndiri gue udah ngulang. Hatrick lah pasti tahun ini." "Ya udah, berisik! kita bikin aja apa ya? dasar negara kali?" "Aduh jangan sekarang deh. Ntaran aja, kita mau pulang dulu. besok kan ujian." "JADI ELO BIKIN GUE BENJOL BUAT APE??????" Ada hening yang lama yang membuat semuanya kikuk dan saling berpandang mata. "..." "..." "..." "Suk...lo marah ya?" "NANYA LAGI!!" "Gini aja, kalo wo bilang, pertama, cu pek tong itu gak terlalu enak. Mendingan Xie Tjing Oei. Tapi gak usahlah dibahas. Kita kan udah pada mau ujian nih. Makanya, bilang aja, segala sesuatu yang menyangkut administrasi negara, akan diurus dalam waktu yang sesingkat-sesingkatnya. Bereskan?" Semua bergumam setuju. "Sana gih ngetik!" "Ogah, males." "ARRRRRRRRRRRRRRGGGHHHHHH.....BATAL UDAH PUASA GUE!" "Kebetulan Suk, depan sono ada kupat sayur nih...." "GKGKGKKKKGKGKGKGK...." Dan lahirnya beberapa hari kemudian, sebuah negara, yang karena dalam proklamasinya tertulis, semua akan diatur dalam tempo sesingkat-singkatnya, jadi negara yang ancur. Happy belated birthday to my own country. You know....I'd die for you* * just not any time soon, though... |
Adhitya Mulya adalah Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Dia menghabiskan waktunya turun ke bumi untuk bertemu dengan rakyat jelata dan berburu menjangan dan babi hutan... (or is it, berburu rakyat jelata dan bertemu dengan babi hutan? anyways, same thing). Oh ya, sesekali dia menulis buku komedi.
orang telah melihat kegantengan gua yang legendaris itu. Ninit ; Aan ; Agung ; Aip ; Alaya ; Avianto ; Aris ; Atta ; Detta ; Ewink ; Enda ; Erly ; Fairy ; Fanny ; Ganda ; Hagi ; Hanzky ; Isman ; Ita Leyla ; Ni'ang ; Ndari ; Nita ; Pip ; Okke ; Roi ; Ruri ; Shinta ; Tyaz ; Udhien ; Umar; Adi ; Afo ; Alaya ; Alfa ; Ale ; Alvons ; Aiff ; Andhi ; Andin ; Andin ; Anggie ; Anto ; Aprian ; arb3i ; Ari ; Arma ; Arif ; Ayu ; Axlandra ; Bantot ; Be-Es ; Beranda ; Bintang ; Bios ; Blub ; Brandy ; Buzz ; Cay ; CB ; Celia ; C'est la Vie ; Civent ; Claustrophobic ; Comel ; Comel ; Crey ; Dagungsta ; Dayat ; Deksay ; Dian ; Dican ; Didi ; Didiet ; Diki ; Dini ; Dion ; Disposable Hero ; Drey ; Duwie ; Dwi ; Dyah ; Ekodox ; Emil ; Ephe ; Eric ; Erika ; Erwin ; Eve ; Eyi ; Farid N ; Farid ; Finalizabeth ; Fitri ; Flow ; Flow ; Fresh ; Gajah Duduk ; Gauz ; goblog ; grE3nY' PrinceZz ; Guido ; Grizz ; Harris ; Harris ; Harris ; Heri ; Herlyanti ; Hero ; Ibiza ; Ika ; Ilsa ; Inex ; Inna ; Ipan ; Irene ; Irene ; Iris ; Isnaini ; Koebiz ; Kun ; Lacsar ; Lemans ; Lilik ; Lindie ; Little Mermaid ; Lontar ; Matz ; Memey ; Merkurius ; Morningdew ; N[a] ; Nasgor ; Neen ; Neenoy ; Nice green ; Nisa ; Nita+Agus ; Nono ; Novie ; Nukov ; Nunik ; Ochan ; Ollie ; Paylo ; Pipit ; Prazz ; Prianca ; QQ ; Radith ; Rapa ; Reena ; Ren ; Ria ; Richoz ; Ridwan Fauzi ; Rihsa ; Riena ; Rita ; Sapi ; Sasha ; Sazi ; Seggaf ; ; ; ; Snydez ; StormyMonday ; Supta ; Sweeney ; Sylvie ; Tamtam ; Tari ; Toet ; Trippin' D ; Tutup Botol ; t.w. ; Ty ; Tyaz ; Tychan ; Umar ; Un^Goe ; Vanda ; Vanya ; Viga ; Vellas ; Weedee ; Yudha ; visit rice bowl journals ! |