Cerita Seorang Nukie Waktu gue masih kuliah di Bandung, gue akrab dengan temen-temen kosnya sobat gue, Dimas Seno. Cukup akrab sampe gue selalu maen sama mereka dan kudu ada foto bareng mereka di nikahan. Salah satu dari mereka adalah manusia bernama Nukie. Angkatan 96, SP UNPAR. Anaknya baek banget. Asli selangit. Hanya saja, dunia itu selalu kejam memperlakukannya namun nya, tetap tabah dan berseri menyongsong hari esok. Salah satu yang kejam of course, adalah teman-teman pergaulannya di kuliah. Singkat cerita, mereka harus kuliah karyawisata ke Anyer. yeah right. Bagi gue, pergi ke Anyer untuk belajar adalah sebuah konsep yang asing, jujur aja. Bisa-bisa ada yang scientifically exciting di Anyer. Anyhoo, Mereka janjian make bus berangkat jam 6 pagi dari Bandung, langsung ke Anyer, beberapa anak memutuskan untuk naik mobil. Nukie, objek penderita kita kali ini, naik bus charter itu. elo: (baru bangun tidur dan lagi males-malesan di Minggu pagi). Suara dari luar Nukie: MASYA ALLAH!!!!!!!!!!!!!! *Jduk!* (suara pintu dibuka, panik) *Bruk bruk bruk bruk bruk bruk bruk* (suara panik turun tangga kayu) *Kincling-kincling* (suara telfon koin dibuka paksa untuk bypass nelfon HP gratis) Nukie: Halo? Jeng? kalian udah pada berangkat ya? ... Nukie: Aduuuuuuuuh! gimana dong, gua kan ketinggalan. ... Nukie: Halo semuanya...eh kok ninggalin gue sih? ... Nukie: Ya salah gue....gak kok gue gak nyalahin kalian. ... Nukie: busnya bisa brenti gak? ... Nukie: ya gak usah pake bentak dong. ... Nukie: Si Yosep pake mobil ya? ... Nukie: Ya udah deh gue sama Yosep aja. ... Nukie: Emangnya busnya udah sampe mana sih? ... Nukie: HAH? BARU MASUK PASTEUR? EH TUNGGUI...halo? halo? HALOOOO???????? In retrospect, dari satu sisi pembicaraan Nukie, anak-anak kos udah bisa mereka counter dialog di seberang telfon. Berikut rekonstruksi: dalam Bus *Semua lagi nyanyi sambil ngegitar* "Di sana senang, di sini senang..." *Kring kring* suara HP si jeng, bunyi jeng: Siapa sih ni ganggu aja? Halo? anak2: Di sana senang, di sini senang... Jeng: Udah. Ini siapa sih? Nukie ya? anak2: Di mana-mana hatiku senang.." Jeng: Eh semuanya! Nukie ketinggalan! anak2: *Diem sebentar*....di sana senang di sini senang... Jeng: Ini serius ini! anak2: Halo Nukie! Jeng: Jadi gitu ya? Emangnya salah siapa gak bangun? mau nyalahin kita ya? ... Jeng: nah gitu dong, nyadar. Kuda nil, dasar. ... Jeng: YA NGGAK LAH! UDAH JALAN JUGA! ... Jeng: Abisnya elo rese sih! ... Jeng: Iya tuh telfon Yosep. Abis-abisin batere gue aja... ... Jeng: Ya udah sana. ... Jeng: Ini baru mau masuk tol. *klik* "di sana senang di sini senang...." Meanwhile, in the batcave... uhm , okay, di kos-kosan Nukie: Halo? Yosep? SEP NI NUKIE! GUE IKUT DONG! ... Nukie: Udah berangkat ya? sampe mana? ... Nukie: Padalarang? Jemput gue dong! ... Nukie: Minimal brenti dulu deh, gue ngangkot ke padalarang! ... Nukie: Aduhh...gue bayarin bensin ke anyernya! ... Nukie: PLISSSSS PLISSSSSSSSSSSSS SEP! BRENTI DONG PLISSSSSSSSSS. SEP SEP! BRENTI DULU DEH BRENTI DULU...PLISSSSSSSS......SE..halo? halo? HALLOOOOOOOO!? Gema nestapa Nukie mengudara melarung ruang-ruang kosong, menyusup ke dalam pagi yang kelu dan menghangatkan jiwa. (DANGDUT!). Singkat cerita, temen-temen kos Dimas nganter Nukie ke terminal bus bandung timur dengan tulusnya setelah dirayu cebanan. Setengah hari kemudian, dan setelah dipalak preman terminal bandung, kesabet kelek ibu-ibu yang bawa ayam dan dipalak preman terminal Serang, sampailah Nukie di Anyer. Di sana dia minta dijemput oleh teman-teman yang ninggalin dia itu. Nukie: Hey! aduh akhirnya! Anak2: Gimana sih lo? Bikin kita telat tau gak!? bentak mereka pada Nukie, YANG SAMPE DULUAN. Nukie: Iya sori, sori. anak2: yang kek elo gini nih, bikin susah satu umat! Nukie: iya sori. anak2: Kan risih gue ke termial sini, banyak premannya. Ntar ditusuk gimana? Nukie: Iya makanya, kalian baik deh. Nukiee..Nukie. Ck ck. Someday someone will find out how nice a person you are. Labels: gua |
Adhitya Mulya adalah Dewa Ganteng yang tinggal di kahyangan bersama 100 dayang-dayang. Dia menghabiskan waktunya turun ke bumi untuk bertemu dengan rakyat jelata dan berburu menjangan dan babi hutan... (or is it, berburu rakyat jelata dan bertemu dengan babi hutan? anyways, same thing). Oh ya, sesekali dia menulis buku komedi.
orang telah melihat kegantengan gua yang legendaris itu. Ninit ; Aan ; Agung ; Aip ; Alaya ; Avianto ; Aris ; Atta ; Detta ; Ewink ; Enda ; Erly ; Fairy ; Fanny ; Ganda ; Hagi ; Hanzky ; Isman ; Ita Leyla ; Ni'ang ; Ndari ; Nita ; Pip ; Okke ; Roi ; Ruri ; Shinta ; Tyaz ; Udhien ; Umar; Adi ; Afo ; Alaya ; Alfa ; Ale ; Alvons ; Aiff ; Andhi ; Andin ; Andin ; Anggie ; Anto ; Aprian ; arb3i ; Ari ; Arma ; Arif ; Ayu ; Axlandra ; Bantot ; Be-Es ; Beranda ; Bintang ; Bios ; Blub ; Brandy ; Buzz ; Cay ; CB ; Celia ; C'est la Vie ; Civent ; Claustrophobic ; Comel ; Comel ; Crey ; Dagungsta ; Dayat ; Deksay ; Dian ; Dican ; Didi ; Didiet ; Diki ; Dini ; Dion ; Disposable Hero ; Drey ; Duwie ; Dwi ; Dyah ; Ekodox ; Emil ; Ephe ; Eric ; Erika ; Erwin ; Eve ; Eyi ; Farid N ; Farid ; Finalizabeth ; Fitri ; Flow ; Flow ; Fresh ; Gajah Duduk ; Gauz ; goblog ; grE3nY' PrinceZz ; Guido ; Grizz ; Harris ; Harris ; Harris ; Heri ; Herlyanti ; Hero ; Ibiza ; Ika ; Ilsa ; Inex ; Inna ; Ipan ; Irene ; Irene ; Iris ; Isnaini ; Koebiz ; Kun ; Lacsar ; Lemans ; Lilik ; Lindie ; Little Mermaid ; Lontar ; Matz ; Memey ; Merkurius ; Morningdew ; N[a] ; Nasgor ; Neen ; Neenoy ; Nice green ; Nisa ; Nita+Agus ; Nono ; Novie ; Nukov ; Nunik ; Ochan ; Ollie ; Paylo ; Pipit ; Prazz ; Prianca ; QQ ; Radith ; Rapa ; Reena ; Ren ; Ria ; Richoz ; Ridwan Fauzi ; Rihsa ; Riena ; Rita ; Sapi ; Sasha ; Sazi ; Seggaf ; ; ; ; Snydez ; StormyMonday ; Supta ; Sweeney ; Sylvie ; Tamtam ; Tari ; Toet ; Trippin' D ; Tutup Botol ; t.w. ; Ty ; Tyaz ; Tychan ; Umar ; Un^Goe ; Vanda ; Vanya ; Viga ; Vellas ; Weedee ; Yudha ; visit rice bowl journals ! |