
Semua pasti tau ya Raditya Dika (www.kambingjantan.com). Safe to say adalah salah satu celeblog indo. Well, sekarang giliran dia nerbitin buku. Bukan fiksi, tapi non-fiksi. Buku ini adalah asli plek-plekan dari blognya yang mana bagi gue merupakan prestasi sendiri.
Soalnya gue liat gini. Kebanyakan blog itu bersifat personal. Meski bisa dan layak dikonsumsi publik, tetap sifatnya personal. Itu yang membuat blog sulit berubah menjadi buku. Karena nilai ‘personal’ yang tinggi, menghambat nilai ‘komersialitas’-nya. Setidaknya ini pandangan gue yang nulis blog dulu dan baru nulis buku. Kenapa nilai personal dan nilai komersialitas berlawanan? Gue berpegang ini, dengan berangkat dari pengalaman pribadi.
Salah satu penerbit yang pernah nolak Jomblo bilang ke gue gini:
‘Apa yang ngebuat kamu ngerasa bahwa kisah hidup kamu layak baca dan layak beli dan lebih seru dari orang lain? Orang lain aja bisa kok ngomong ‘ah kisah hidup gue lebih lucu kok dari apa yang ditulis.’
Nyebelin as it may sound, gue setuju banget dan terima kasih banget ke dia. Atas dasar itu gue nulis fiksi. 2 tahun kemudian ada seseorang yang minta kritik ke gue atas draftnya, dia bilang atas pengalaman pribadi. Setelah gue baca gue kembali ke dia dengan 1 kalimat.
Atas dasar itulah gue bilang bahwa ini adalah prestasi tersendiri. Radit terlihat mau dan bisa menjual isi blognya mentah-mentah. Yang mana nunjukkin memang kehidupannya udah lucu dari awal. Tambahan lagi anak ini memang pinter.
So, congrats buat Radit. Setelah, gue, Isman, Ninit dan Vierna…makin banyak aja blogger yang masuk serius ke dunia tulis menulis secara komersil. Congrat dan semoga (banyak dari blogger) yang lain nyusul.
“Raditya Dika has taken you to his little journey of stupidity… Ridiculous, but unexpectexdly smart in a very hilarious way… He defines a new term of being funny… Kambingjantan is simply a unique refreshing read.”
(Ririn, pemain sinetron AADC)
“Buku ini, biarpun judulnya seperti buku tentang ternak, namun isinya justru memberikan saya lebih banyak pandangan tentang dunia anak muda Indonesia saat ini. Langsung, dari mata Raditya Dika yang diceritakan dengan sangat kocak!”
(Sophie Navita, artis)
“Seger! Membaca buku Kambingjantan ini seperti minum larutan penyegar, mandi di pancuran, terus nyebur di kolam ikan sambil minum jus jeruk.. Pokoknya seger!”
(Ricky Jo, penyanyi)
“Kambingjantan! Sebuah cerita tentang kepolosan Raditya Dika, yang justru mendatangkan ‘malapetaka’ bagi dirinya sendiri, yang malah menghibur diri kita dengan membaca bagaimana si Radith menghadapi ‘malapetaka’ itu dengan cara yang mengocok perut.”
(Iang Project P, artis)
“Beberapa kisah di buku ini, memperlihatkan kehidupan pelajar Indonesia yang kuliah di Australia. Lumayan, membuat kita-kita yang berencana kuliah ke sana jadi semakin tertarik… ditambah ketawa pula!”
(Denny Cagur, komedian)
“Buku non-fiksi paling gokil yang pernah gue baca.”
(Wendi Cagur, komedian)
“Gantinya minuman dingin. Benar-benar menyegarkan!”
(Denny Project P, komedian)
“Gila! Gimana Raditya Dika ngasi liat pandangannya tentang dunia anak muda yang dijalaninya bener-bener ngebuat gue ketawa. Jangan tertipu dengan judulnya, ini bukan buku tentang kambing lho! “
(Narji Cagur, komedian)
“Kenaifan Raditya Dika dalam menghadapi berbagai macam ‘kesialan’ justru mendatangkan tawa sendiri bagi yang membaca. Mungkin, bisa dibilang dia beruntung dalam menghadapi ‘kesialan’.”
(Olivia Zalianty, bintang sinetron)
“Sebuah catatan harian yang begitu jujur. Boyish, nakal, dan menarik. Saya selalu tidak sabar membuka halaman selanjutnya; apa lagi yang akan si kambing ini lakukan?”
(Andien, penyanyi)
“Kocak, menghibur, bikin sirik (jd pengen kuliah di luar negeri) Wah, salut deh pokoknya buat Dika. Bisa menjadikan sesuatu (catatan harian loe yg dodol itu) lebih bermanfaat dan yg penting, bisa menghasilkan uang! Hehe..yang paling penting siy sebetulnya tulis-menulisnya itu. Jarang-jarang gue menemukan cowok yang rajin melapor kegiatannya sehari-hari pada sebuah tulisan. Teruslah berkarya! Buatlah orang-orang yang pergi ke toko buku, suatu saat nanti meneriakan : “Tiada kesan tanpa kehadiran (buku)mu…”
(Intan Nuraini, bintang sinetron)
Tentang Kambingjantan
Kambingjantan adalah kumpulan cerita-cerita sehari-hari yang konyol dan unik dari kehidupan Raditya Dika (Radith), mahasiswa hasil peranakan orang batak dengan mesin jahit. Format yang ditampilkan adalah dengan format diary, karena buku ini adalah kumpulan dari diary dia yang diterbitkan di internet (blog). Semua kisah didalamnya merupakan kisah nyata dari tahun 2002 – 2004.
Kambingjantan adalah cerita tentang sebuah proses seorang remaja, dari dia kelas 3 SMU, pergi ke luar negeri, kuliah, hingga magang. Semua proses dan hubungannya dengan keluarga, teman, dan pacar diceritakan dengan lugas dan lucu. Hal-hal yang sangat berhubungan dengan remaja jaman sekarang, seperti sering bingung, tidak percaya diri, serta polos yang berbuntut pada kisah yang lucu juga didapatkan pada buku ini.
Cerita-cerita didalamnya menjadi lebih baik untuk dibaca karena semuanya adalah kisah nyata dari seorang remaja Indonesia biasa.
possibly related posts:


